Artikel ini berisi tentang teorema superposisi dalam sirkuit elektronika. Untuk kegunaan lain, lihat Superposition (disambiguation).
Teorema superposisi untuk sirkuit elektronik menyatakan untuk sistem linear bahwa respon dari (tegangan atau Arus)dalam setiap cabang dari tiap sirkuit linear memiliki lebih dari satu sumber independen yang hasilnya sama dengan jumlah aljabar dari respon yang disebabkan oleh sumber independen itu sendiri, di mana semua sumber independen lain diganti dengan impedansi internal itu sendiri.
Untuk itu semua sumber harus berada pada kondisi "mati" (mengatur ke nilai nol) dengan:
Mengganti semua sumber independen lain sumber arus dengan open sirkuit (untuk mengurangi perbedaan potensial pada sisi arus misal I=0; dan nilai impedansi internal yang ideal pada sumber arus adalah tidak terbatas (open sirkuit)).
Terema superposisi ini sangat penting dalam analisis sirkuit. Misalnya dipakai untuk mencari teorema Norton atau teorema Thevenin.
Teorema superposisi hanya bekerja pada arus dan tegangan tidak pada daya. Dengan ini diperoleh jumlah total daya listrik dari tiap sumber dengan sumber lain yang mati tidak benar benar mengkonsumsi daya. Nilai daya listrik diperoleh dengan teorema superposisi untuk mencari arus dan tegangan dari masing masing elemen linear lalu mengalkulasi jumlah total perkalian arus dan tegangan.
Referensi
Electronic Devices and Circuit Theory (9th ed.) by Boylestad and Nashelsky 1987
Basic Circuit Theory by C. A. Desoer and E. H. Kuh