Tengku Muhammad Fakhry Petra ibni Almarhum Sultan Ismail Petra (Jawi: تڠكو محمد فخري ڤيترا ابن المرحوم سلطان إسماعيل ڤيترا; lahir 7 April 1978) adalah Tengku Mahkota (Putra Mahkota) Kelantan saat ini.[2] Ia merupakan adik laki-laki dari Sultan Kelantan saat ini, Sultan Muhammad V.
Tengku Fakhry menikah dengan Manohara Odelia Pinot, seorang model asal Indonesia, pada 26 Agustus 2008 di Kota Bharu, Kelantan. Pada saat pernikahan mereka, Tengku Fakhry berusia 30 tahun, sementara Manohara berusia 16 tahun. Mereka bertemu pada Desember 2006 dalam sebuah acara makan malam yang dihadiri oleh Wakil Perdana Menteri Malaysia saat itu, Najib Razak, di Jakarta, Indonesia ketika Manohara baru berusia 14 tahun, yang berarti hanya setengah dari usia Tengku Fakhry. Manohara mengajukan gugatan cerai pada Mei 2009, dengan tuduhan bahwa ia telah mengalami kekerasan fisik dan mental dari suaminya. Tengku Fakhry membantah klaim tersebut dan pengacaranya menyatakan bahwa Manohara bertindak "karena dendam" dan "dimotivasi oleh keinginan untuk mendapatkan keuntungan finansial". Tahun berikutnya, pengadilan tinggi Malaysia memberikan ganti rugi sebesar RM6 juta kepada Tengku Fakhry setelah ia mengajukan gugatan fitnah atas tuduhan penganiayaan terhadap Manohara dan ibunya, Daisy Fajarina. Skandal ini mendapat perhatian luas dari media.[5][6][7]
Gelar kebangsawanan
Tengku Fakhry sebelumnya dianugerahi gelar Tengku Temenggong Kelantan pada bulan Maret 1997 oleh ayahnya, Sultan Ismail Petra; namun, gelar tersebut dicabut oleh kakaknya, Sultan Muhammad V, pada bulan September 2010.[8][9] Pada Maret 2022, Tengku Fakhry dianugerahi gelar Tengku Bendahara Kelantan oleh Sultan Muhammad V.[10] Pada Januari 2024, ia diproklamasikan sebagai Tengku Mahkota Kelantan oleh Majelis Perwalian Raja Kelantan (Kelantan Royal Succession Council).[11]
Tugas kerajaan
Pada 5 Mei 2025, Tengku Fakhry dimasyhurkan sebagai Pro-Kanselir Universiti Malaysia Kelantan (UMK) pada acara konvokasi ke-14 universitas tersebut di Dewan Tuanku Canselor, UMK Bachok, Kelantan.[12]
Gelar dan sapaan
Gelar bangsawan untuk Tengku Muhammad Fakhry Petra