Sejarah
Proyek Tanjungpinang City Center diumumkan pada tanggal 12 Desember 2014, ketika peletakan batu pertama dilakukan. Berdiri di atas lahan seluas 2,6 hektare, mal tersebut awalnya direncanakan akan membentuk sebuah kawasan serbaguna, bersama dengan rumah sakit dan hotel berbintang 3. Bliss Properti Indonesia mengucurkan dana sebesar Rp500 miliar demi kelancaran pembangunan. Mal direncanakan akan selesai dibangun pada medio 2016.[2][3]
TCC dibuka untuk umum pada tanggal 26 Mei 2016 dalam acara peresmian yang dihadiri oleh Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah. Penyewa kunci pertama yang membuka gerai mereka adalah Matahari Department Store di Lantai GF dan UG.[4] Dua penyewa kunci lain, taman permainan arkade Amazone di Lantai UG dan toko swalayan Hypermart di Lantai LG, diresmikan beberapa minggu kemudian.[5][6]
Pada tangal 25 Mei 2017, jaringan bioskop nasional Cineplex 21 Group membuka cabang pertama mereka di Tanjungpinang di TCC. Terletak di Lantai 1, TCC XXI menyediakan 6 layar bioskop dengan kapasitas 880 kursi.[7]
Pada tanggal 7 September 2019, TCC meresmikan penyewa kunci MR.DIY, gerai pertama mereka di Tanjungpinang. Gerai MR.DIY terletak di Lantai GF.[8]
Matahari di Mall Tanjungpinang City Center (TCC) Kota Tanjungpinang, Kepri akan resmi menutup gerainya pada 1 Mei 2025 . Penutupan gerai Matahari itu berdasarkan perintah dari Manajemen Matahari pusat di Jakarta.[9]