Desa Tanjung memiliki luas wilayah sekitar 205 hektare (2,05 km²) yang terdiri atas beberapa peruntukan lahan, yaitu lahan persawahan seluas sekitar 108 hektare, tegalan sekitar 60 hektare, pekarangan sekitar 22 hektare, serta lahan lainnya sekitar 15 hektare.
Secara topografi, wilayah Desa Tanjung berada di dataran rendah dengan ketinggian sekitar 4 meter di atas permukaan laut (mdpl). Desa ini memiliki curah hujan rata-rata sekitar 2.000 mm per tahun dengan suhu udara rata-rata mencapai sekitar 34 °C.
Secara geografis, Desa Tanjung berjarak sekitar 2–3 kilometer dari pusat Kota Lamongan, sehingga akses menuju pusat pemerintahan, perdagangan, dan pelayanan publik relatif mudah dijangkau oleh masyarakat.
Selain permukiman warga, wilayah Desa Tanjung juga mencakup beberapa kawasan perumahan yang berada dalam administrasi desa antara lain:
Desa Tanjung merupakan salah satu desa yang berada di Kabupaten Lamongan dengan jumlah penduduk sebanyak 2.289 jiwa, yang terdiri dari 1.134 laki-laki dan 1.155 perempuan. Jumlah tersebut terbagi dalam 660 kepala keluarga (KK) yang tersebar di wilayah administrasi desa.
Secara administratif, Desa Tanjung terdiri atas 1 dusun, 2 Rukun Warga (RW), dan 5 Rukun Tetangga (RT). Persebaran penduduk di wilayah desa relatif merata dengan mata pencaharian masyarakat yang beragam, mulai dari sektor pertanian, perikanan, perdagangan, hingga sektor jasa.
Komposisi jumlah penduduk laki-laki dan perempuan di Desa Tanjung tergolong seimbang. Hal ini mencerminkan kondisi demografi yang relatif stabil dan mendukung aktivitas sosial serta ekonomi masyarakat desa.
Infrastruktur
Untuk mencapai Desa Tanjung dapat menggunakan sarana transportasi berupa sepeda motor, mobil, maupun kendaraan lainnya. Kondisi akses jalan yang menghubungkan desa dengan wilayah sekitarnya memudahkan mobilitas masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Wilayah Desa Tanjung dilengkapi dengan berbagai prasarana dan fasilitas penunjang kehidupan masyarakat. Infrastruktur yang tersedia antara lain 4 unit jembatan yang menghubungkan wilayah desa dengan daerah sekitarnya, salah satunya berbatasan dengan Desa Made serta jaringan gas rumah tangga (jargas) yang telah menjangkau sekitar 660 kepala keluarga.
Dalam bidang fasilitas umum, Desa Tanjung memiliki sarana ibadah berupa 1 masjid dan 9 musholla yang digunakan masyarakat untuk kegiatan keagamaan. Selain itu tersedia pula 2 unit SPS (Satuan PAUD Sejenis), 2 taman kanak-kanak (TK), 1 pemakaman umum, 5 pos kamling di setiap RT (Rukun Tetangga), serta 1 kantor desa sebagai pusat pelayanan administrasi pemerintahan desa.
Pada sektor pendidikan, masyarakat Desa Tanjung didukung oleh beberapa lembaga pendidikan, di antaranya SD Negeri Tanjung, SD Alam Citra Insani, SMP Negeri 5 Lamongan, SMP Alam Citra Insani, serta SMA Negeri 3 Lamongan yang menjadi tempat menempuh pendidikan bagi warga desa maupun wilayah sekitarnya.
Di bidang kesehatan, Desa Tanjung memiliki 1 Puskesmas Pembantu (Pustu), 2 klinik, serta didukung oleh sekitar 25 tenaga kesehatan. Selain itu tersedia 4 apotek dan 2 posyandu yang berperan dalam pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat.
Selain infrastruktur sosial, masyarakat Desa Tanjung juga didukung oleh sektor ekonomi produktif seperti perikanan dan peternakan. Komoditas perikanan yang dibudidayakan antara lain ikan bandeng sekitar 400.000 ekor, ikan mujair sekitar 800.000 ekor, dan ikan tombro sekitar 100.000 ekor. Pada sektor peternakan, masyarakat memelihara kambing sekitar 115 ekor dan sapi sebanyak 2 ekor.