Tanggunggunung adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Tulungagung yang terletak di selatan. Tanggunggunung adalah kecamatan yang luas dengan geografi yang didominasi perbukitan tandus, sehingga membuatnya menjadi kecamatan dengan penduduk paling sedikit (27 ribu jiwa di tahun 2024) sekaligus kepadatan terkecil di Tulungagung.[1] Walaupun begitu, Tanggunggunung adalah produsen jagung terbesar di Kabupaten Tulungagung.[2][3] Lahan jagung ini banyak ditanam masyarakat di antara hutan jati yang dikelola Perhutani.[4] Tanggunggunung juga merupakan kecamatan dengan desa paling sedikit di Tulungagung yaitu 7 desa, tetapi memiliki banyak dusun dan dukuh.[2]
Tanggunggunung berbatasan dengan Samudera Hindia di selatan. Di kawasan ini, terdapat pantai-pantai indah tetapi banyak di antaranya yang jauh dari pemukiman, tersembunyi, dan memiliki akses yang sulit. Beberapa pantai tersebut antara lain Pantai Sanggar, Sioro, Patuk Gebang, dan Ngalur.[5]
Geografi
Lokasi Tanggunggunung
Tanggunggunung adalah kecamatan di pesisir selatan Tulungagung dengan geografi yang didominasi perbukitan yang tandus. Jalan utama di kecamatan ini adalah Jalan Raya Tanggunggunung yang menghubungkan Campurdarat-Tanggunggunung-Kalidawir dan terdapat Pasar Tanggunggunung. Selain itu, di sebelah selatan juga terdapat Jalan Lintas Selatan Jawa (JLS) yang menghubungkan Pantai Brumbun dengan Pantai Sine yang masih dalam tahap pengerjaan pada awal tahun 2025.[6] Desa paling utara di kecamatan ini adalah Pakisrejo, sedangkan desa paling selatan yang berbatasan dengan laut adalah Desa Ngrejo dan Jengglungharjo.
Banyak lahan di Tanggunggunung yang dikelola oleh Perhutani untuk ditanami jati.[7] Selain itu, Tanggunggunung dikenal sebagai penghasil jagung terbesar di Tulungagung karena lahannya yang kering memang cocok untuk ditanami tanaman tersebut.[2] Akan tetapi, bencana kekeringan sering terjadi karena sebelumnya banyak lahan disini berupa hutan yang sekarang telah digunduli untuk dialihfungsikan menjadi ladang jagung.[4][8] Oleh karena itu, pemerintah setempat dan Perhutani mengupayakan penghijauan kembali untuk mengembalikan fungsi hutan.[9]
Batas wilayah Kecamatan Tanggunggunung adalah sebagai berikut:[10]
Kecamatan Tanggunggunung terdiri dari 7 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun atau dukuh. Sehingga Tanggunggunung menjadi kecamatan dengan desa paling sedikit di Tulungagung. Desa dan dusun tersebut yakni sebagai berikut:[10]