Taman ini didirikan pada 12 Juni 1981 sebagai taman nasional ke-28 Thailand. Awalnya, taman ini mencakup area seluas 2,478km2 dan kemudian diperluas pada Desember 1984 untuk menyertakan daerah perbatasan antara Provinsi Phetchaburi dan Prachuap Khiri Khan.
Taman ini telah masuk dalam daftar Taman Warisan ASEAN. Pada tahun 2005, taman ini juga diajukan ke UNESCO untuk dipertimbangkan sebagai situs warisan dunia pada masa mendatang.
Pembunuhan gajah liar menjadi masalah besar di taman ini[1] di mana para pemburu gelap tidak dapat terkontrol.[2] Beberapa pejabat taman itu sendiri diduga terlibat dalam perdagangan bagian tubuh gajah.[3]
Di samping statusnya sebagai taman nasional, terdapat perkebunan pribadi di perbatasan Taman Nasional Kaeng Krachan. Beberapa diantaranya dikelilingi oleh pagar listrik, di mana pada Juni 2013, sempat menewaskan seekor anak gajah karena tersengat aliran listrik.[4]
Flora dan fauna
Hutannya berisi keanekaragaman hayati tumbuh-tumbuhan tropis, termasuk palem dan spesies pohon tropis dan sub-tropis berdaun lebar. 57 spesies mamalia dan lebih dari 400 spesies burung terdapat di taman ini.