Penyebab kecelakaan kereta api ini adalah petugas pengatur perjalanan kereta api yang tidak memastikan bahwa KA 144 Gaya Baru Malam Selatan telah masuk batas ruang bebas dengan sempurna.[5] Pada saat yang bersamaan, terdapat massa yang melempari rangkaian KA 144 Gaya Baru Malam Selatan karena menduga bahwa di dalam kereta tersebut ada suporter sepak bola Persib Bandung yang akan pulang menuju Bandung setelah bertandang ke Sidoarjo.[6][7]
Akibat
Kecelakaan ini menyebabkan kereta terakhir kereta api Gaya Baru rusak parah, empat orang penumpang mengalami luka dan satu orang meninggal dunia di rumah sakit.[1][5]