Prof. Syukri Iska dan Prof. Zainuddin menerima surat keputusan guru besar dari Kementerian Agama Republik Indonesia pada 2023Rektor UIN MY Batusangkar Prof. Marjoni Imamora mengukuhkan gelar guru besar Prof. Syukri Iska dan Prof. Zainuddin pada 2023
Syukri menempuh pendidikan agama di MTI Canduang, kemudian melanjutkan studi di Fakultas Syariah IAIN Imam Bonjol sampai memperoleh gelar sarjana pada 1991. Ia menyelesaikan pendidikan magister di Studi Islam IAIN Syarif HidayatullahJakarta pada 1996, lalu melanjutkan pendidikan doktor di Manajemen Syariah Universitas Malaya sampai 2010.[2][3]
Sejak 2002, Syukri memangku jabatan sebagai Ketua STAIN Batusangkar. Jabatan tersebut ia emban selama delapan tahun.[1] Selepas menjabat sebagai ketua STAIN, ia menjabat sebagai Direktur Program Pascasarjana di perguruan tinggi yang sama.[4] Selama mengabdi di UIN Mahmud Yunus, ia juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Syekh Sulaiman Arrasuli yang mengelola MTI Canduang.[5]
Pada 2015, Syukri dilantik sebagai Ketua MUI Tanah Datar. Jabatan tersebut ia emban sampai 2020.[6]
Syukri ditetapkan sebagai guru besar dalam bidang ilmu ekonomi syariah oleh Menteri Agama Republik Indonesia terhitung mulai tanggal 15 Juli 2023.[7]
Catatan kaki
Rujukan
12Maulana, Feri (26 Oktober 2014). "Dr. H. Syukri Iska, M.Ag.: Peduli Pendidikan Islam Sumbar". Haluan.
Iska, Syukri (2012). Sistem Perbankan Syariah di Indonesia dalam Perspektif Fikih Ekonomi. Yogyakarta: Fajar Media Press. ISBN978-602-98351-5-1. Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link)