“Masih ada sisa hujan pada cangkirmu Masih ada sisa malam pada matamu Masih ada sisa aku pada kantukmu"
—Joko Pinurbo
Seperti kebanyakan puisi-puisi Joko Pinurbo sebelumnya, buku kumpulan puisi Surat Kopi ini ditulis dengan begitu sederhana. Pilihan katanya pun sangat mudah untuk dicerna. Namun, dengan kecerdikannya dalam mengemas makna yang ingin disampaikan dengan jelas dan lugas, Joko berhasil menghadirkan puisi-puiisi yang indah.