Desa in Kalimantan Selatan, 23x15px|border |alt=|link= Indonesia{{SHORTDESC:Desa in Kalimantan Selatan, 23x15px|border |alt=|link= Indonesia|noreplace}}
Desa Sungai Bakau berbatasan langsung dengan laut Jawa dan mata pencaharian 95% masyarakatnya berasal dari dua bidang yaitu nelayan dan petani.[1]
Geografi
Wilayah Desa Sungai Bakau didominasi oleh tambak dan pesisir pantai sehingga mata pencaharian warga adalah petani tambak, pemancing, dan nelayan. Aktivitas warga mencari ikan berupa Merempa (memasang jaring) dan memapah yaitu mencari Kerang kapah dan Kerang bambu di pantai pada musim penghujan.[2]
Untuk umpan memancing, masyarakat biasanya menggunakan umpan dari ikan rucah yang tidak dikonsumsi sedangkan sebagian rucah ikan diolah menjadi terasi.
Ekosistem
Terdapat ekosistemmangrove yang tidak dikelola secara optimal,namun sudah mulai diusahakan, di mana para petani tambak dan nelayan) berinisiatif membuat irigasi pada tambak atau kolam dengan biaya mandiri dan cara yang baik.
Pada peringatan Hari Mangrove Sedunia 2022, desa Sungai Bakau adalah salah satu dari 77 titik penanaman 2.000 bibit mangrove yang serentak dilakukan di Indonesia dan dicatat rekor oleh MURI.[3]