Nama "sumowono" berasal dari bahasa Kawi; "sumo" berarti bunga, dan "wono" berarti hutan, sehingga "sumowono" berarti "bunga yang tumbuh di hutan" atau "hutan yang di dalamnya tumbuh bunga-bunga". Dalam bahasa Jawa, kata "sumowono" berarti "apalagi" atau "lagi pula".[butuh rujukan]
Wilayahnya berada di ketinggian 650–1.800 meter di atas permukaan air laut. Bagian utara hingga timur merupakan lereng Gunung Ungaran sedangkan bagian barat hingga selatan merupakan Pegunungan Pencu. Kecamatan ini merupakan hulu Kali Ringin yang bermuara ke Kali Bodri.[butuh rujukan]
Kecamatan Sumowono memiliki Pasar Sumowono yang cukup ramai. Di sekitar pasar inilah banyak dibangun kawasan pertokoan dan kantor cabang maupun kantor kas perbankan. Selain itu, terdapat jenis kuliner yang terkenal yaitu nasi jagung goreng.[butuh rujukan]
Kecamatan Sumowono memiliki sebuah terminal bus yang menjadi tempat pemberhentian bus-bus yang akan menuju ke atau keluar dari Kecamatan Sumowono.[butuh rujukan]
Batas wilayah
Batas-batas wilayahnya adalah sebagai berikut:[butuh rujukan]
Kecamatan Sumowono dikenal luas di kalangan penduduk Jawa Tengah karena merupakan kawasan penghasil sayur mayur, bunga-bungaan, buah-buahan, dan aneka hasil perkebunan seperti kopi, vanili, dan pala.[butuh rujukan]
Di bagian selatan tanahnya cocok untuk tanaman perkebunan, dan tanaman singkong, dan merupakan bahan baku pembuatan gethuk, entho, cethot, sawut, tiwul, gathot, opak, lemet, sentiling, dan aneka macam penganan khas lokal.[butuh rujukan]