Stay Gold (Jepang: ステイゴールドcode: ja is deprecated , Hepburn: Sutei Gōrudo, nama Hong Kong: 黃金旅程, 24 Maret 1994 – 5 Februari 2015) adalah kuda pacu dan pejantan kuda pacu ras unggul asal Jepang.[5][6] Selama karier pacunya, ia dijuluki sebagai "Silver Collector" dikarenakan seringkali finis pada posisi kedua dan hampir tidak dapat memenangkan satupun kejuaraan Grup 1 (G1).[7][8] Pada perlombaan Hong Kong Vase tahun 2001 yang menjadi perlombaan terakhir dalam karier pacunya, Stay Gold akhirnya memperoleh satu-satunya kemenangan kejuaraan Grup 1 setelah menang dengan selisih kepala dari Ekraar.[9] Ia juga kemudian dijuluki sebagai "Godolphin Killer" setelah mengalahkan dua kuda pacu Godolphin, yaitu Fantastic Light pada Dubai Sheema Classic dan Ekraar pada Hong Kong Vase.[10] Setelah pensiun dari karier pacunya, Stay Gold kemudian dikenal sebagai pejantan yang sukses di Jepang.
Latar belakang
Stay Gold adalah seekor kuda kalang (seal brown) yang dibiakkan pada Shiraoi Farm di Shiraoi, Hokkaido. Ia dikenal sebagai kuda yang sangat kecil dengan tinggi 162 cm saat dewasa serta berat badan maksimum yang hanya mencapai 432 kg pada masa karier pacunya.[5][11]
Stay Gold merupakan anak dari Sunday Silence dan Golden Sash. Pejantannya, Sunday Silence, merupakan enam kali pemenang kejuaraan Grup 1 di Amerika Serikat dan dan menjadi pejantan terbaik di Jepang secara 13 tahun berturut-turut pada tahun 1995-2007.[12][13] Indukannya, Golden Sash, merupakkan cucu dari Northern Taste, pejantan dari Matikanetannhauser dan Dyna Gulliver, pemenang Arima Kinen dan Tōkyō Yūshun pada tahun 1986.[14][15]
Stay Gold dimiliki oleh Shadai Racehorse Co dan dimiliki oleh Yasuo Ikee.
Stay Gold juga dikenal memiliki kepribadian yang ganas dan berperilaku yang buruk. Ia meronta-meronta, menendang, menjatuhkan joki, menggigit, dan menganggu dan menabrak kuda-kuda lain. Kepribadian ini diyakini berasal dari pejantannya, Sunday Silence, yang juga dikenal sebagai kuda yang termpramental selama karier pacunya.[16]
Catatan pejantan
Setelah ia pensiun dari karier pacunya, Stay Gold menjadi pejantan yang kemudian menjadi pejantan yang sangat sukses dimana keturunannya memenangkan total 13 kejuaraaan Grup 1. Orfevre memenangkan Japanese Triple Crown pada tahun 2011 dan dua kali beruntun finis posisi kedua pada Prix de l'Arc de Triomphe tahun 2012 dan 2013.[17]Gold Ship juga memenangkan enam kejuaraaan Grup 1 di antaranya Arima Kinen, Kikuka Shō, dan Takarazuka Kinen dua kali.[18]
Pada 5 Februari 2015, Stay Gold mati secara mendadak akibat pecahnya pembuluh arteri. Ia mati di Shadai Horse Clinic, Tomakomai, Hokkaido.[19][20][21]
Versi antropomorfis dari Stay Gold muncul pada franchise Umamusume: Pretty Derby yang disuarakan oleh Satsumi Matsuda. Ia digambarkan sebagai wanita pendek dengan rambut cokelat gelap dan mantel panjang yang disertai sedikit robekan. Ia diceritakan sebagai orang yang gemar bepergian dalam jangka waktu yang lama.[25] Pada awalnya, Stay Gold direpresetasikan sebagai "Kin'iro Ryotei" pada adaptasi anime musim pertama sebelum tampil pada permainan video versi Jepang pada tahun 2025.[26][27][28]