Republik Venesia mulai menguasai wilayah di seberang laut sekitar tahun 1000 setelah mereka berhasil menaklukkan wilayah Dalmatia. Kemudian mereka mencapai puncak kejayaannya seusai Perang Salib Keempat pada tahun 1204 dan deklarasi pembagianKekaisaran Romawi Timur. Namun, sebagian besar wilayah yang dianugerahkan kepada Venesia tidak dikendalikan langsung oleh republik maritim ini, tetapi oleh negara-negara Yunani penerus Romawi Timur, seperti Kedespotan Epirus dan Kekaisaran Nikea. Kota Konstantinopel sendiri juga pada akhirnya direbut kembali oleh Nikea pada tahun 1260 dan Kekaisaran Romawi Timur pun didirikan kembali.
Namun, "Stato da Màr" masih dapat bertahan selama berabad-abad di Balkan, terutama di Laut Adriatik yang bahkan dijuluki "Mare di Venezia" (Laut Venesia) di peta abad ke-17 dan ke-18.