Stasiun ini memiliki empat jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus dan jalur 3 yang sering digunakan untuk keberangkatan maupun kedatangan kereta api yang rangkaiannya cukup panjang.
Sejak Oktober 2023 di emplasemen stasiun ini sudah ditambahkan kanopi (overcapping) agar para penumpang tidak lagi kepanasan ataupun kehujanan saat menunggu maupun naik turun kereta api.
Berdasarkan peta yang diterbitkan oleh Belanda pada 1926, stasiun ini tampak terhubung dengan Pabrik Gula Kenongo di selatan stasiun melalui jalur lori decauville. Selain itu, terdapat pula perpotongan dengan jalur lori milik pabrik yang sama di barat emplasemen stasiun.[4] Pabrik Gula Kenongo beserta jalur lorinya tersebut saat ini telah nonaktif.
Layanan kereta api
Berikut ini adalah layanan kereta api yang berhenti di stasiun ini sesuai Gapeka 2025 revisi per 21 Maret 2025.[5]
Untuk melihat daftar stasiun secara lengkap, dapat mengklik "(Kategori/Daftar)" pada masing-masing daerah atau pranala artikel. Templat ini meringkas daftar stasiun yang dioperasikan oleh KAI (hanya stasiun utama yang diswakelola oleh perusahaan induk) dan operator KA lainnya (hanya pranala).