Setelah kurang lebih 6 tahun hanya melayani penyusulan antarkereta api, stasiun ini kembali melayani penumpang sejak tanggal 1 Agustus 2019.[3]
Bangunan dan tata letak
Awalnya stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus.[4] Sejak beroperasinya jalur ganda segmen Haurgeulis–Telagasari per 8 Januari 1997,[5] jalur 1 baru stasiun dibangun tepat di depan pintu masuk asli stasiun sehingga stasiun ini dapat dipandang sebagai stasiun pulau, serupa dengan Stasiun Brumbung. Saat ini stasiun ini memiliki empat jalur kereta api dengan jalur 2 dan 3 merupakan sepur lurus. Bangunan stasiun diapit jalur 1 dan 2.
Jalur 4
←
Sepur belok untuk pemberhentian kereta api ke arah timur
Pada hari Jumat, 3 Juni 2005 pukul 05.02 WIB, KA Bengawan tujuan Stasiun Pasar Senen menyeruduk KA Bima tujuan Gambir di jalur 2 Stasiun Terisi. Lokomotif KA Bengawan bernomor CC201 59 menghantam kereta pembangkit KA Bima dari arah belakang. Diduga kecelakaan terjadi karena KA Bengawan gagal melakukan pengereman darurat. Beberapa penumpang KA Bengawan mengalami luka ringan.[7][8]