Artikel atau sebagian dari artikel ini mungkin diterjemahkan dari Stesen LRT Bukit Jalil di ms.wikipedia.org. Isinya masih belum akurat, karena bagian yang diterjemahkan masih perlu diperhalus dan disempurnakan. Jika Anda menguasai bahasa aslinya, harap pertimbangkan untuk menelusuri referensinya dan menyempurnakan terjemahan ini. Anda juga dapat ikut bergotong royong pada ProyekWiki Perbaikan Terjemahan.
(Pesan ini dapat dihapus jika terjemahan dirasa sudah cukup tepat. Lihat pula: panduan penerjemahan artikel)
Artikel atau bagian artikel ini diterjemahkan secara buruk. Kualitas terjemahannya masih kurang bagus. Bagian-bagian yang mungkin diterjemahkan dari bahasa lain masih perlu diperhalus dan disempurnakan. Anda dapat mempertimbangkan untuk menelusuri referensinya dan menulis ulang artikel atau bagian artikel ini. Anda juga dapat ikut bergotong royong pada ProyekWiki Perbaikan Terjemahan.
(Pesan ini dapat dihapus jika terjemahan dirasa sudah cukup tepat. Lihat pula: panduan penerjemahan artikel)
Stasiun LRT Bukit Jalil adalah sebuah stasiun LRT yang terletak di Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia sebagai sebagian cabang Sri Petaling-Sentul dalam Aliran Ampang (dahulunya dikenali sebagai STAR).
Stasiun ini dibuka pada 11 Juli 1998, sebagai sebagian fase kedua pembukaan sistem STAR, yang mencakup tujuh buah stasiun baru di sepanjang rute Chan Sow Lin-Sri Petaling. Selain Kompleks Olahraga, stasiun ini juga merupakan stasiun yang paling dekat dengan Taman Teknologi Malaysia.
Stasiun ini pernah dijadikan lokasi penggambaran film Entrapment (1999) yang dibintangi Sean Connery dan Catherine Zeta-Jones. Anehnya, papan tanda di stasiun tersebut ketika penggambaran menampilkan "Pudu", Bukit Jalil.
Hubungan dengan bus rapidKL
Stasiun LRT Bukit Jalil bisa dicapai oleh bus rapidKL berikut:-
U71: LRT Sri Petaling - Pasaramakota melalui Taman Gembira - LRT Sri Petaling
T418: Sri Petaling - Stesen LRT Bukit Jalil|LRT Bukit Jalil - Technology Park Malaysia - LRT Bukit Jalil - Sri Petaling
25 September 2008 – Enam orang terluka ketika kereta api yang dinaiki mereka bertabrakan dengan sebuah lagi tren berhampiran stasiun Bukit Jalil. Dipercayai bahwa tren pertama tiba-tiba berhenti 200 meter dari stasiun sebelum dihentak oleh sebuah lagi trek atas landasan yang sama, menyebabkan layanan LRT tergendala sepanjang hari sehingga pulih pada hari keesokannya.[1]