Ke arah timur laut stasiun ini, sebelum Stasiun Masaran, terdapat Stasiun Grompol yang sudah tidak aktif karena tidak melayani angkutan kereta api Pupuk Sriwidjaja Palembang[a] dan letak stasiun yang berdekatan dengan Stasiun Masaran—bangunan Stasiun Grompol sudah dibongkar total karena terdampak pembangunan jalur ganda.
Saat ini, stasiun Kemiri tidak melayani pemberhentian kereta api penumpang, melainkan hanya untuk penyusulan antarkereta serta tempat menyimpan rangkaian kereta ketika Depo Kereta Solo Balapan sedang penuh.
Bangunan dan tata letak
Bangunan lama Stasiun Kemiri yang sudah dirobohkan beserta gudangnya, sekitar 2009
Pada awalnya, Stasiun Kemiri menggunakan bangunan lama di sisi barat laut jalur rel dan memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 1 yang lama merupakan sepur lurus. Setelah jalur ganda ruas Palur–Kedungbanteng dioperasikan sejak 5 Maret 2019,[3] jumlah jalur bertambah menjadi empat. Jalur 1 yang lama dijadikan jalur 3 yang baru sebagai sepur lurus arah Solo, jalur 2 dijadikan sepur lurus arah Madiun, dan jalur 3 yang lama dijadikan jalur 1 yang baru. Selain itu, sistem persinyalan diubah dari sistem mekanik menjadi sistem persinyalan elektrik.
Bangunan lama stasiun dirobohkan karena terkena dampak pembangunan jalur belok baru sebagai jalur 4 sehingga digantikan dengan bangunan baru yang lebih besar di sisi tenggara jalur rel. Semua peron telah dilengkapi kanopi.
Dahulu, stasiun ini memiliki percabangan jalur menuju Pabrik Gula Tasikmadu yang digunakan untuk mengangkut keperluan pabrik dan transportasi Praja Mangkunegaran.
Pada budaya populer
Stasiun Kemiri dijadikan salah satu latar tempat video musik oleh penyanyi dangdut, Nella Kharisma, yang berduet dengan Dory Harsa—pemain kendang yang pernah mengiringi penampilan panggung penyanyi campursari, Didi Kempot—dalam membawakan ulang lagu karya grup musik asal Yogyakarta, Sleman Receh, yang berjudul Banyu Moto pada 2020.[4][5]
Catatan kaki
↑Stasiun Grompol memiliki wesel menuju gudang Pusri, yang sudah tak lagi digunakan