Dengan suksesnya SJS di lintas Samarang–Juwana, maka tibalah saatnya untuk mengembangkan daerah di sekitarnya agar pengguna jasa dapat ikut serta menikmati layanan Samarang–Joana Stoomtram Maatschappij (SJS). Jalur ini dibangun berdasarkan konsesi tertanggal 10 September 1887.[3] Stasiun ini dibuka bersama dengan jalur Demak–Godong pada tanggal 15 November 1888 dan dilanjut ke Purwodadi pada tanggal 1 April 1889.[4]
Stasiun ini tetap beroperasi hingga akhirnya ditutup bersama dengan jalur Demak–Purwodadi–Wirosari–Blora dan Wirosari–Kradenan pada tahun 1996 dan saat ini tidak ada progres reaktivasi untuk jalur ini. Begitu ditutup, banyak jalurnya yang ditinggalkan begitu saja dan tertutup tanah.
Galeri
Tampak depan Stasiun Godong (September 2021)
Tampak samping Stasiun Godong (September 2021)
Sinyal masuk Stasiun Godong pihak Halte Mulungan (September 2021)
Sinyal masuk Stasiun Godong pihak Halte Tompe (September 2021)
Referensi
↑Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero).