Stasiun Cigading (CGD) merupakan stasiun kereta api barang kelas II yang terletak di Tegalratu, Ciwandan, Cilegon. Stasiun yang terletak pada ketinggian +4 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi I Jakarta, dan merupakan stasiun kereta api aktif paling barat di Pulau Jawa yang melayani angkutan barang. Stasiun ini masih menggunakan sistem persinyalan mekanik dan memiliki empat jalur kereta api dengan jalur 3 merupakan sepur lurus.
Pada awalnya, stasiun ini merupakan stasiun pindahan. Bangunan lama Stasiun Cigading sudah tidak terlihat dan tertutup oleh rumah warga. Di tembok stasiun Cigading terdapat nama lama stasiun ini bertuliskan "Tjigading" yang masih dapat dilihat sampai sekarang. Di stasiun ini terdapat rumah dinas yang sudah tidak dipakai lagi. Rumah dinas yang baru kini dipindahkan ke tempat lain dan hingga kini masih digunakan.
Dahulu terdapat Halte Tjiwandan (Ciwandan) yang dinonaktifkan bersamaan dengan jalur kereta ke arah Anyer Kidul. Selain itu, pada petak antara Stasiun Tjigading (Cigading) dan Stasiun Krenceng terdapat percabangan ke arah pelabuhan. Namun, jalur ini sudah tidak aktif lagi sejak tahun 2000-an
Layanan kereta api
Stasiun Cigading sebelumnya melayani perjalanan Kereta api barang angkutan batu bara rangkaian pendek atau yang dikenal sebagai Babarandek tujuan Stasiun Nambo. Namun sejak akhir Januari 2025 layanan KA Babarandek berhenti beroperasi akibat habisnya cadangan batu bara di Cigading. Sejak saat itu Stasiun Cigading hanya melayani penyimpanan atau stabling rangkaian gerbong barang untuk saat ini.