Stasiun ini memiliki dua jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus dan jalur 1 merupakan sepur badug yang kini hanya digunakan untuk parkir gerbong lateks.
Stasiun ini hanya difungsikan untuk bongkar muat lateks.[3]
Stasiun ini memiliki keunikan, yaitu hanya memiliki satu wesel percabangan menuju bongkar muat lateks. Oleh karena itu, setelah lokomotif mengambil rangkaian CPO/Lateks harus ke stasiun Sei bejangkar untuk memutar lokomotif.
Galeri
Lori milik Bakrie Sumatera Plantations sedang menunggu langsiran gerbong lateks kosong.