Staf Umum Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran (Persia: ستاد کل نیروهای مسلح جمهوری اسلامی ایران, romanized:Setad-e Kol-e Niruha-ye Mosallah-e Jomhuri-ye Islami-ye Irancode: fa is deprecated ) adalah badan militer tertinggi di Iran yang bertugas menerapkan kebijakan, serta memantau dan mengoordinasikan kegiatan antara Angkatan Bersenjata Iran (Artesh) dan Korps Garda Revolusi Islam (Sepah).[5]
Dua kekuatan militer terpisah yang dimiliki Iran, yaitu Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran (Artesh) dan Korps Garda Revolusi Islam (Sepāh), berada di bawah komando staf umum ini. Selain itu, satu-satunya kekuatan kepolisian nasional Iran, Komando Kepolisian, juga tunduk kepada badan ini.[5]
Iran dilaporkan sebagai satu dari lima negara yang memiliki tentara siber dengan kemampuan mumpuni untuk meluncurkan operasi perang siber. Kapabilitas perang siber Iran dikabarkan meningkat sangat pesat semenjak terjadinya kerusuhan pasca-pemilu presiden di negara tersebut.[6][7][8][9][10] Pada tahun 2010, Tiongkok menuduh Amerika Serikat telah memicu perang siber terhadap Iran melalui situs web seperti Twitter dan YouTube, serta mengerahkan brigade peretas untuk menyulut kerusuhan di Iran.[11][12]
Pada awal tahun 2010, dua garnisun baru untuk perang siber didirikan di Zanjan dan Isfahan.[13] Hingga tahun 2024, aktivitas siber Iran menjadi makin canggih, terlibat dalam perseteruan siber berkelanjutan dengan Israel yang berfokus pada spionase, perang informasi, dan upaya menargetkan infrastruktur kritis, meskipun Israel masih mempertahankan keunggulan teknologi mereka.[14]
↑Eisenstadt, Michael (2002). "The Armed Forces of the Islamic Republic of Iran: An Assessment". Dalam Rubin, Barry; Keaney, Thomas A. (ed.). Armed Forces in the Middle East: Politics and Strategy. Abingdon, Oxon: Frank Cass Publishers. hlm.240. ISBN0-7146-8245-4.
123Forozan, Hesam (2016). The Military in Post-Revolutionary Iran: The Evolution and Roles of the Revolutionary Guards. Abingdon, Oxon: Routledge. hlm.51–53. ISBN978-1-138-91302-8.
↑"Israel launches strikes against Iran nuclear and military facilities". France 24. 13 Juni 2025. Diakses tanggal 13 Juni 2025. Melalui dekret terpisah, Khamenei menunjuk Mohammad Pakpour menggantikan Hossein Salami sebagai komandan Korps Garda Revolusi Islam, dan Abdolrahim Mousavi menggantikan Mohammad Bagheri sebagai kepala staf umum angkatan bersenjata.