Stadion seluruhnya berkursi (bahasa Inggris:all-seater stadiumcode: en is deprecated ) adalah stadionolahraga di mana setiap penonton menempati kursi.[1] Hal ini lazim terdapat di stadion sepak bola profesional di negara-negara seperti Britania Raya, Spanyol, dan Belanda. Sebagian besar stadion sepak bola dan sepak bola Amerika di Amerika Serikat, serta stadion Liga Sepak Bola Kanada di Kanada, juga merupakan stadion yang seluruhnya berkursi (all-seater), demikian pula sebagian besar stadion bisbol dan atletik di negara-negara tersebut. Stadion yang bukan stadion seluruhnya berkursi memiliki area bagi penonton pemegang tiket yang berdiri dan menyaksikan pertandingan. Area berdiri seperti itu dikenal sebagai terrace di Britania Raya. Tribun yang hanya memiliki area berdiri dahulu mendominasi kehadiran penonton sepak bola di Britania Raya. Sebagai contoh, Tribun South Bank di belakang gawang selatan Stadion Molineux, kandang Wolverhampton Wanderers, memiliki kapasitas maksimal 32.000 penonton berdiri, sedangkan bagian stadion lainnya menampung sedikit lebih sedikit dari jumlah tersebut; total kapasitas maksimalnya sekitar 59.000.
Beberapa negara Eropa tidak memiliki stadion seluruhnya berkursi. Di Jerman, tempat berdiri dihargai lebih murah dibandingkan tempat berkursi, dan para penggemar ultra menghendaki area berdiri untuk dapat melakukan koreografi mereka.[2][3] Sebagai contoh, Westfalenstadion milik Borussia Dortmund (secara komersial dikenal sebagai Signal Iduna Park) memiliki kapasitas seluruhnya berkursi sebanyak 65.829; selama pertandingan Bundesliga, batas jumlah penonton ditetapkan menjadi 81.360.[4] (Jika aturan umum "dua orang berdiri menempati ruang yang sama dengan satu orang duduk" berlaku, maka sekitar 15.000 kursi diganti dengan 30.000 penonton berdiri pada pertandingan Bundesliga.)