Squid Game musim 3 adalah musim terakhir dari serial televisi thrillerdistopia survival Korea Selatan Squid Game yang dipasarkan sebagai Squid Game 3 dan dibuat untuk televisi oleh penulis dan produser televisi Korea, Hwang Dong-hyuk.
Film ini mulai ditayangkan di Netflix pada 27 Juni 2025. Walaupun secara umum, ulasan yang diberikan para kritikus untuk musim ketiga ini cenderung positif, tapi respon dari para penonton cukup beragam.
"Kunci dan Pisau" Transkripsi: "Yeolsoewa Kal" (열쇠와 칼)
Hwang Dong-hyuk
Hwang Dong-hyuk
27 Juni 2025
Setelah pemberontakan yang gagal, Kang No-eul menembak Player 246, Gyeong-seok, dengan luka yang tidak fatal, dengan dalih bekerja sama dengan para pedagang organ untuk mendapatkan akses ke ruang operasi mereka. Seong Gi-hun dikembalikan ke asrama dalam keadaan hidup dan kemudian mengetahui bahwa semua pemberontak lainnya, kecuali Cho Hyun-ju dan Kang Dae-ho, telah dieksekusi. Pemungutan suara lain diadakan untuk memutuskan apakah permainan akan dihentikan; hasilnya adalah melanjutkan. Gi-hun, yang masih terkejut, menyalahkan Dae-ho atas kegagalan pemberontakan. Setelah para pemain dibawa melewati mayat para pemberontak yang digantung, mereka ditugaskan untuk menjalankan peran dalam versi mematikan dari Petak umpet, di mana para penangkap yang dibekali senjata harus membunuh minimal satu orang di antara mereka yang bersembunyi. Mereka yang bersembunyi dituntut untuk bisa menemukan pintu keluar dari permainan menggunakan tiga jenis kunci yang berbeda, atau bertahan hidup selama jangka waktu yang ditentukan. Sebelum permainan, Dae-ho menantang Gi-hun dan menyalahkan rencananya sebagai alasan penyebab kematian para pemberontak sejak awal, sementara Geum-ja dan Jun-hee bertukar peran dengan Myung-gi dan Yong-sik untuk menjadi orang yang bersembunyi. Myung-gi terpaksa berpasangan dengan Nam-gyu sebagai penangkap. Di ruang operasi, No-eul membunuh para penyelundup dan memaksa si dokter dengan senjata untuk menyembuhkan dan menstabilkan Gyeong-seok. Sementara itu, tim Hwang Jun-ho melanjutkan pencarian pulau dengan operator drone baru. Di tempat lain, Woo-seok menyelidiki Kapten Park secara terpisah. Dalam sebuah pembicaraan, Front Man, Hwang In-ho, memerintahkan Park untuk mengeliminasi mereka jika kondisi mulai memburuk.
18
2
"Malam Berbintang" Transkripsi: "Byeol-i Bichnaneun Bam" (별이 빛나는 별이)
Hwang Dong-hyuk
Hwang Dong-hyuk
27 Juni 2025(2025-06-27)
No-eul membunuh si dokter setelah Gyeong-seok pulih. Di labirin permainan, Hyun-ju, Geum-ja, dan Jun-hee bekerja sama. Myung-gi terpaksa bermitra dengan Nam-gyu dan saling membantu membunuh beberapa orang yang bersembunyi. Mereka mulai menyadari bahwa dengan mengurangi target yang bisa dibunuh akan membuat para penangkap juga akan dieliminasi. Di tempat lain, Seon-nyeo dikhianati oleh Pemain 100, Jeong-dae, dan dibunuh oleh Min-su, yang mengalami halusinasi Se-mi di bawah pengaruh obat Thanos yang dijatuhkan Nam-gyu. Jun-hee terluka di pergelangan kakinya dan mengalami kontraksi saat Hyun-ju membunuh beberapa penangkap yang menyerang mereka. Geum-ja membantu Jun-hee melahirkan bayinya, tetapi Hyun-ju kemudian dibunuh oleh Myung-gi tepat saat dia menemukan pintu keluar. Merasa bersalah setelah melihat Jun-hee dan bayi yang baru lahir, Myung-gi pergi. Sementara itu, Gi-hun yang dipenuhi rasa dendam, mengejar Dae-ho, yang mengaku telah berbohong tentang masa lalunya di militer dan mengaku bahwa dia diliputi ketakutan saat pemberontakan. Dengan penuh kemarahan, Gi-hun mencekiknya hingga tewas. Saat permainan hampir berakhir, Yong-sik, yang gagal mengeliminasi mereka yang bersembunyi, berusaha membunuh Jun-hee, memaksa Geum-ja untuk ikut campur dan menusuknya, mengakibatkan kematiannya dan kesedihan mendalam bagi Geum-ja. Menyalahkan diri atas kematian teman-temannya saat pemberontakan, Gi-hun mencoba bunuh diri tetapi dihentikan oleh penjaga.
19
3
"Itu bukan salahmu" Transkripsi: "Dangsin-ui Jalmos-i Anibnida" (당신의 잘못이 아닙니다)
Hwang Dong-hyuk
Hwang Dong-hyuk
27 Juni 2025(2025-06-27)
Para VIP tiba dan menyamar sebagai pasukan bertopeng untuk secara langsung mengeksekusi pemain yang tereliminasi. Selama pemungutan suara, Geum-ja memohon kepada para pemain “O” untuk memilih “X”, tetapi permohonannya diabaikan. Dia mendesak Gi-hun untuk melindungi Jun-hee dan putri yang baru dilahirkannya, tetapi Gi-hun tidak menjawab. Keesokan harinya Geum-ja ditemukan gantung diri, karena merasa bersalah atas kematian putranya. Sementara itu, Jun-ho menemukan tebing tempat In-ho menembaknya dan melancarkan pencarian intensif di pulau tersebut. Di rumah Kapten Park, Woo-seok menemukan tumpukan uang, seragam penjaga, dan foto Park bersama the Recruiter, dan menyadari bahwa kapten Park terlibat. Namun, sebelum dia keluar dari rumah tersebut polisi yang menerima laporan dari tetangga Park menangkapnya. Tergerak oleh kematian Geum-ja, Gi-hun setuju untuk membantu Jun-hee dan putrinya yang baru lahir dalam permainan berikutnya: Lompat tali, di mana pemain harus menyeberangi jembatan raksasa tanpa terkena tali yang berayun. Awalnya, tidak ada yang bergerak hingga Min-su melemparkan kalung Thanos ke jembatan, memicu Nam-gyu yang sedang sangat menginginkannya untuk melompat menangkapnya, tetapi ia terkena tali dan terlempar hingga tewas. Saat itu bayi Jun-hee dianggap sebagai pemain dan dituntut untuk berhasil menyeberang seperti pemain lainnya bila ingin terselamatkan. Gi-hun, yang berjanji akan kembali untuk Jun-hee, berhasil menyeberang dengan bayi di tangannya. Terinspirasi keberhasilannya, pemain 096 mengikuti, tetapi mulai mendorong dan membunuh pemain-pemain lainnya persis di ujung seberang jembatan untuk meningkatkan hadiah. Sementara itu, Petugas Bercadar, yang diancam oleh No-eul untuk membantunya melarikan diri, menemukan Gyeong-seok yang menyamar sebagai tentara.
20
4
"222"
Hwang Dong-hyuk
Hwang Dong-hyuk
27 Juni 2025(2025-06-27)
Saat waktu permainan lompat tali semakin sedikit, Gi-hun mendesak pemain 096 untuk menyingkir, sebelum akhirnya membunuhnya dalam pembelaan diri. Sementara itu, Jun-hee yang didekati Myung-gi menolak tawarannya untuk menyebrang bersama karena masih kecewa akibat pembunuhan Hyun-ju. Saat waktu di ambang habis, Jun-hee memercayakan bayinya kepada Gi-hun dan mengorbankan dirinya, yang menghancurkan hati Gi-hun dan Myung-gi. Para VIP memilih untuk membiarkan bayi tersebut tetap berada dalam permainan sebagai Pemain 222. Di luar pulau, Gyeong-seok dan No-eul berhasil melarikan diri tetapi dikejar oleh penjaga yang dikirim oleh Petugas Bertopeng. Di asrama, setelah diumumkan bahwa bayi Jun-hee akan menggantikan ibunya sebagai Pemain 222, beberapa pemain terutama kelompok Jeong-dae mencoba menyakiti anak itu, tetapi dihentikan oleh penjaga. Mulai putaran itu, pemain tidak lagi diizinkan menyerang atau membunuh satu sama lain di luar permainan. Kelompok Jeong-dae dan Myung-gi yang berpura-pura bergabung berencana untuk mengeliminasi Gi-hun, bayi, dan Min-su dalam permainan berikutnya. Sebelum putaran final, Gi-hun dipanggil oleh In-ho, yang mengusulkan kesepakatan rahasia: menghilangkan pemain yang tersisa untuk memastikan kelangsungan hidupnya dan si bayi. In-ho kemudian mengungkapkan bahwa dia sebenarnya adalah “Oh Young-il” sehingga membuat Gi-hun terkejut dan marah. Di tempat lain, Woo-seok berhasil memberitahu Jun-ho bahwa Kapten Park bertindak atas perintah In-ho. Kapten Park berhasil membunuh sebagian besar pasukan Jun-ho. Terluka parah selama pertarungan mereka, Park mengakui kebenaran yang sesungguhnya dalam napas terakhirnya, memperkuat tekad Jun-ho untuk mengungkap kebenaran dan menemukan saudaranya. Sementara itu, Petugas Bertopeng memaksa No-eul untuk kembali ke pulau dengan mengancam akan mengejar Gyeong-seok dan putrinya. Dia menyuruh Gyeong-seok untuk melanjutkan pelarian, sementara dia sendiri kembali ke pulau.
21
5
"○△□"
Hwang Dong-hyuk
Hwang Dong-hyuk
27 Juni 2025(2025-06-27)
Gi-hun mempertimbangkan apakah akan menerima tawaran In-ho untuk membunuh pemain-pemain yang tersisa, tetapi akhirnya menolak setelah kenangan tentang Kang Sae-byeok memberitahunya bahwa dia sebenarnya adalah orang baik. Pada saat yang sama, In-ho mengingat bagaimana dia membunuh pemain-pemain lain dalam permainan sebelumnya atas perintah Oh Il-nam. Keesokan harinya, Gi-hun, Myung-gi, dan finalis lainnya – termasuk bayi – maju ke permainan final. No-eul kembali ke pulau, mengancam petugas dengan senjata, dan memaksanya menghapus semua catatan digital partisipasi Gyeong-seok. Pertarungan brutal pun terjadi, berakhir dengan No-eul membunuh petugas dan membakar semua catatan fisik pemain yang tersisa. Permainan final, ”Sky Squid Game”, mengharuskan pemain mendorong setidaknya tiga lawan dari tiga platform yang tinggi melalui tiga putaran. Min-su yang sedang berhalusinasi didorong jatuh di putaran pertama; Myung-gi membunuh Pemain 336 di putaran kedua dan mengungkapkan dirinya sebagai ayah biologis bayi tersebut. Gi-hun membunuh Pemain 203 dalam pembelaan diri, sementara Myung-gi mendorong Pemain 353. Jeong-dae memohon belas kasihan, tetapi Myung-gi mendorongnya. Pemain 039 bunuh diri dengan melompat. Di luar pulau, Jun-ho berhasil menyelamatkan Gyeong-seok dan mengeksekusi penjaga yang dikirim untuk menangkapnya.
Dengan hanya Myung-gi, Gi-hun, dan bayi yang tersisa, Myung-gi memaksa agar Gi-hun menyerahkan bayi kepadanya sehingga dia bisa melemparnya di platform terakhir dan memenangkan hadiah keseluruhan. Namun, Gi-hun mengakalinya dan berhasil menyeberang di detik-detik terakhir. Perkelahian terjadi hingga Myung-gi jatuh dan tewas, meskipun itu tidak dihitung sebagai bagian dari permainan karena tombol belum sempat ditekan. Gi-hun kemudian menekan tombol untuk memulai dan memilih untuk mengorbankan dirinya sendiri, menyatakan bahwa para pemain adalah “manusia, bukan kuda”, dan melemparkan dirinya jatuh ke bawah. Kematiannya mengejutkan para VIP dan In-ho. In-ho membawa bayi itu saat pulau itu akan meledak. Jun-ho, para VIP, dan No-eul berhasil melarikan diri sebelum ledakan. Enam bulan kemudian, Gyeong-seok bersatu kembali dengan putrinya dan bertemu No-eul. No-eul bersiap untuk bepergian ke China, tempat di mana putrinya mungkin berada. Sementara saudara Sae-byeok, Cheol, bersatu kembali dengan ibunya. Woo-seok dibebaskan dari penjara dan berencana untuk merenovasi dan membuka hotel milik Gi-hun. Sementara itu, In-ho meninggalkan bayi dan uang hadiah kepada Jun-ho. Dia juga mengunjungi putri Gi-hun di Los Angeles untuk memberitahunya tentang kematiannya dan memberikan seragam Pemain 456 dan uang sisa kemenangannya. Setelah pergi, In-ho melihat seorang perekrut Amerika bermain ‘’ddakji‘’ dengan seorang pria, mengungkapkan keberadaan permainan tersebut di luar negeri.
Pemeran dan karakter
Lee Jung-jae (Seong Gi-hun, Peserta 456) adalah protagonis utama Squid Game.
Lee Byung-hun (Hwang In-ho, atau Front Man) juga dikenal dengan nama samarannya "Oh Young-il"" di dalam game, (Peserta 001)
Wi Ha-joon sebagai Hwang Jun-ho (황준호), adalah detektif polisi Korea Selatan yang tengah mencari saudara tirinya yang hilang, In-ho.
Pada Desember 2021, Hwang Dong-hyuk menyatakan sedang mendiskusikan kemungkinan musim ketiga Squid Game dengan Netflix.[14] Musim ketiga ini kemudian dikonfirmasi pada 1 Agustus 2024 sebagai musim terakhir, dengan perkiraan tanggal penayangan perdana pada tahun 2025.[15] Ketika memikirkan ide untuk akhir cerita musim ketiga, Hwang melihatnya sebagai penutup seluruh kisah Squid Game. Ia merasa bahwa melalui alur cerita tersebut, ia telah menyampaikan semua yang ingin ia sampaikan, terutama dari sudut pandang karakter Seong Gi-hun. Menurutnya, tidak ada lagi cerita yang perlu ditambahkan setelahnya.[16]
Penulisan
Awalnya, Hwang Dong-hyuk membayangkan musim kedua dan ketiga sebagai satu kesatuan, namun akhirnya membaginya karena jumlah episode yang terlalu banyak untuk satu musim.[17] Menurut Hwang, setelah akhir musim ketiga, karakter Gi-hun akan kembali mengalami perubahan signifikan dibandingkan dengan dua musim sebelumnya dan berada di "persimpangan jalan yang sangat penting."[1] Musim ini juga akan mengungkap bagaimana Hwang In-ho akhirnya menjadi Front Man (Pimpinan).[18] Cheol-su, boneka robot raksasa yang merupakan "pacar" Young-hee, yang diperkenalkan dalam adegan pascakredit musim kedua, akan kembali muncul di musim ketiga bersama dengan permainan baru.[19]
Proses pengambilan gambar untuk musim ketiga telah dimulai sejak Juli 2023 dan berakhir pada Juni 2024. Pengambilan gambar ini dilakukan secara berurutan bersamaan dengan musim kedua.[22][23]
Pascaproduksi
Pada November 2024, proses penyuntingan untuk musim ketiga telah hampir rampung.[16]
Perilisan
Musim ini dijadwalkan untuk dirilis pada 27 Juni 2025.[1][24]
Ulasan kritis
Di situs web review aggregatorRotten Tomatoes, 78% dari 65 ulasan kritikus bersifat positif. Konsensus situs web tersebut berbunyi: "Permainan mencapai klimaks yang suram di musim ketiga yang mendebarkan ini, mengulang elemen-elemen yang familiar tetapi dengan kekejaman yang menekankan tema-tema yang diusung sang kreator Hwang Dong-hyuk." Metacritic, yang menggunakan rata-rata tertimbang, memberikan skor 66 dari 100, berdasarkan 24 kritikus, yang menunjukkan ulasan yang "secara umum positif".[25]
Time juga memberikan ulasan positif terhadap serial tersebut, mengomentari bahwa serial tersebut kembali ke "kebrutalan terbaiknya" yang "menusuk hingga ke tulang" dengan kedalaman emosional dan perkembangan karakternya, serta tema-tema yang diangkat oleh Hwang dalam serial tersebut.[26]
Meskipun ulasan kritis profesional sebagian besar menunjukan positif seperti musim sebelumnya, telah dicatat bahwa rating penonton walaupun cenderung beragam tapi kemudian menjadi sangat positif belakangan, dengan Rotten Tomatoes menampilkan ulasan yang sebagian besar positif.[27]
↑Hwang So-young (December 20, 2023). [단독] '열일' 전석호 '범죄도시3' 이어 '오징어게임2' 출연[[Exclusive] Jeon Seok-ho of 'Hard Day' appears in 'Squid Game 2' following 'Crime City 3'] (dalam bahasa Korea). JTBC. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal December 20, 2023. Diakses tanggal December 20, 2023.
↑Lee, Seunghoon (2024-03-12). [단독]오달수 품는다..'오징어 게임2' 출연 확정 [종합]. Naver TV Entertainment (dalam bahasa Korea). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal March 15, 2024. Diakses tanggal 2024-03-15.