Kelurahan in Sulawesi Selatan, 23x15px|border |alt=|link= Indonesia{{SHORTDESC:Kelurahan in Sulawesi Selatan, 23x15px|border |alt=|link= Indonesia|noreplace}}
Penduduk kelurahan Soreang mayoritas suku Makassar 80%, Bugis 19,5%, Dan Jawa 0,5%
Jumlah penduduk
Kelurahan Soreang memiliki luas 5,17 km² dan penduduk berjumlah 3.781 jiwa dengan tingkat kepadatan penduduk sebesar 731,33 jiwa/km² pada tahun 2021. Adapun rasio jenis kelamin penduduk Kelurahan Soreang pada tahun tersebut adalah 96,72. Artinya, tiap 100 penduduk perempuan ada sebanyak 96 penduduk laki-laki. Berikut ini adalah data jumlah penduduk Kelurahan Soreang dari tahun ke tahun:
Kelurahan Soreang memiliki dua wilayah pembagian administrasi daerah tingkat V (lima) berupa lingkungan sebagai berikut:
Lingkungan Soreang
Lingkungan Macoa
Kampung Macoa
Kampung Kalumpang
Kampung Garonggong
Rukun warga
Kelurahan Soreang memiliki 2 wilayah pembagian administrasi berupa rukun warga (RW) sebagai berikut:
RW 001/Lingkungan Soreang
RW 002/Lingkungan Macoa
Rukun tetangga
Kelurahan Soreang memiliki 14 wilayah pembagian administrasi berupa rukun tetangga (RT) sebagai berikut:
RT 001/RW 001 Lingkungan Soreang
RT 002/RW 001 Lingkungan Soreang
RT 003/RW 001 Lingkungan Soreang
RT 004/RW 001 Lingkungan Soreang
RT 005/RW 001 Lingkungan Soreang
RT 006/RW 001 Lingkungan Soreang
RT 007/RW 001 Lingkungan Soreang
RT 008/RW 001 Lingkungan Soreang
RT 001/RW 002 Lingkungan Macoa
RT 002/RW 002 Lingkungan Macoa
RT 003/RW 002 Lingkungan Macoa
RT 004/RW 002 Lingkungan Macoa
RT 005/RW 002 Lingkungan Macoa
RT TBA
Daftar lurah
Selama proses pemekaran sampai menjadi kelurahan definitif pada 10 Oktober 1996, Kelurahan Soreang telah dinakhodai oleh 12 lurah hingga sekarang sebagai berikut:
↑BPS Kabupaten Maros (2011-01-03). Kecamatan Lau Dalam Angka 2011. BPS Kabupaten Maros. hlm. 14 & 15. Diakses tanggal 2022-03-30.; Pemeliharaan CS1: Tanggal dan tahun (link)
↑BPS Kabupaten Maros (2013-01-30). Kecamatan Lau Dalam Angka 2012. BPS Kabupaten Maros. hlm. 14 & 15. Diakses tanggal 2022-03-30.; ;
↑BPS Kabupaten Maros (2013-09-26). Kecamatan Lau Dalam Angka 2013. BPS Kabupaten Maros. hlm. 14 & 15. Diakses tanggal 2022-03-30.; Pemeliharaan CS1: Tanggal dan tahun (link)
↑BPS Kabupaten Maros (2015-10-31). Kecamatan Lau Dalam Angka 2015. BPS Kabupaten Maros. hlm. 14 & 15. Diakses tanggal 2022-03-30.; Pemeliharaan CS1: Tanggal dan tahun (link)
↑BPS Kabupaten Maros (2016-07-29). Kecamatan Lau Dalam Angka 2016. BPS Kabupaten Maros. hlm. 14 & 15. Diakses tanggal 2022-03-30.; Pemeliharaan CS1: Tanggal dan tahun (link)
↑BPS Kabupaten Maros (2017-09-26). Kecamatan Lau Dalam Angka 2017. BPS Kabupaten Maros. hlm. 14 & 15. Diakses tanggal 2022-03-30.; Pemeliharaan CS1: Tanggal dan tahun (link)
↑BPS Kabupaten Maros (2018-09-26). Kecamatan Lau Dalam Angka 2018. BPS Kabupaten Maros. hlm. 14 & 15. Diakses tanggal 2022-03-30.; Pemeliharaan CS1: Tanggal dan tahun (link)
↑BPS Kabupaten Maros (2019-09-26). Kecamatan Lau Dalam Angka 2019. BPS Kabupaten Maros. hlm. 14 & 15. Diakses tanggal 2022-03-31.; Pemeliharaan CS1: Tanggal dan tahun (link)
↑BPS Kabupaten Maros (2020-09-28). Kecamatan Lau Dalam Angka 2020. BPS Kabupaten Maros. hlm. 26–32. Diakses tanggal 2022-03-31.; Pemeliharaan CS1: Tanggal dan tahun (link)
↑BPS Kabupaten Maros (2021-09-24). Kecamatan Lau Dalam Angka 2021. BPS Kabupaten Maros. hlm. 20 & 25. Diakses tanggal 2022-03-27.; Pemeliharaan CS1: Tanggal dan tahun (link)
↑Biro Pusat Statistik (1996). Daftar nama desa tertinggal dan tidak tertinggal menurut propinsi dan kabupaten/kotamadya di pulau [nama pulau]. Biro Pusat Statistik. ISBN 9789795982777.Pemeliharaan CS1: Tanggal dan tahun (link)
Nama yang dimiringkan berarti merupakan desa wisata peringkat nasional di Indonesia berdasarkan Anugerah Desa Wisata Indonesia pada edisi 2021, 2022, dan 2023.