Sophan Sophiaan (26 April 1944–17 Mei 2008) [1] adalah pemeran, sutradara, produser dan politikus Indonesia keturunan Makassar, Sulawesi Selatan. Ia merupakan putra dari politikus dan diplomat Indonesia, Manai Sophiaan.
Sophiaan meninggal dunia dalam kecelakaan sepeda motor di Widodaren, Ngawi, pada 17 Mei 2008, pada usia 64 tahun. Ia tengah mengikuti pawai sepeda motor bertajuk "Rute Kebangkitan Nasional" untuk memperingati 100 tahun Hari Kebangkitan Nasional saat kecelakaan itu terjadi.
Ia tengah mengendarai sepeda motornya saat menabrak lubang besar di Sragen, dekat perbatasan kota itu dengan Ngawi, sekitar pukul 09.30. Ia menderita luka dalam dan patah kaki dalam kecelakaan itu. Sophiaan meninggal di Rumah Sakit Sragen sekitar pukul 10.00. pada 17 Mei 2008.[3]
Pada September 2008, beredar berita bahwa kematian Sophiaan bukan hanya disebabkan oleh benturan dengan jalan, melainkan dilindas oleh pengendara motor dibelakangnya. Seperti dilansir Warta Kota, menurut Widyawati, kecelakaan tunggal terjatuh saat naik motor, tidak akan sampai menyebabkan kematian. Widyawati pun mendapati kejanggalan-kejanggalan mengenai kematian suaminya, yaitu opini berbeda dari dokter, surat lampiran dari Polres Ngawi yang diduga hilang, serta keterangan baru dari saksi. Diduga, Sophiaan secara tak sengaja terlindas motor mantan KapolriJenderal Pol. (Purn.) Roesmanhadi atau mantan Ditjen Perencanaan PertahananMarsda (Purn.) Pieter Wattimena.[4]