Phra Chao Worawong Thoe Phra Ong Chao Soamsawali Kromma Muen Suddhanarinatha atau Soamsawali, Putri Suddhanarinatha (bahasa Thai:โสมสวลีcode: th is deprecated , RTGS: Somsawali, pelafalan[sǒːm.sā.wā.līː]), lahir Mom LuangSoamsawali Kitiyakara (Thai: โสมสวลี กิติยากรcode: th is deprecated ; RTGS: Somsawali Kitiyakon; pada 13 Juli 1957), adalah anggota keluarga kerajaan Thailand, dan merupakan mantan istri serta sepupu pertama Raja Vajiralongkorn. Ia diberi gelar "Ibu Putri dari Cucu Pertama Raja" setelah perceraiannya dengan putra mahkota pada tahun 1991. Ia juga merupakan keponakan Ratu Sirikit.
Kehidupan Pribadi
Pada 3 Januari 1977, di usia 19 tahun, beliau menikah dengan sepupu pertamanya, Maha Vajiralongkorn, putra tunggal Raja Bhumibol Adulyadej. Setelah pernikahan mereka, gelar resmi beliau menjadi Her Royal Highness Princess Soamsawali, Istri Pangeran Mahkota Maha Vajiralongkorn dari Thailand (Thai: พระเจ้าวรวงศ์เธอ พระองค์เจ้าโสมสวลี พระวรชายาในสมเด็จพระบรมโอรสาธิราชฯ สยามมกุฎราชกุมาร). Pasangan ini dikaruniai seorang putri, Putri Bajrakitiyabha, yang lahir pada 7 Desember 1978. Pernikahan tersebut berakhir dengan perceraian pada tahun 1991.
Setelah perceraiannya, Raja melalui proklamasi kerajaan memberinya gelar baru pada 12 Agustus 1991. Gelar resmi lengkap beliau menjadi Phra Worarachathinatdamat (Thai: พระวรราชาทินัดดามาตุ), yang berarti ibu dari cucu pertama raja. Dengan demikian, beliau tetap mempertahankan gelarnya sebagai putri dan tetap menjadi anggota keluarga kerajaan Thailand.[1] Pada tahun 2019, beliau dianugerahi gelar baru dan pangkat yang lebih tinggi yaitu "Krom Ma Meun" oleh Raja Vajiralongkorn.[2]
Putri Soamsawali memiliki seorang putri angkat bernama Siraphatchara Sophatcharamani atau Bai Phlu.[3]
Pada 27 Agustus 2018, Putri Soamsawali dirawat di Rumah Sakit Chulalongkorn untuk pengobatan pembengkakan pada tulang kering kaki kanan yang didiagnosis sebagai infeksi jaringan. Kondisinya membaik setelah menerima pengobatan hingga beliau mengalami kelemahan pada tangan kanannya.[4] Pada tahun 2019, beliau menderita pendarahan otak dan dirawat di Rumah Sakit Chulalongkorn untuk perawatan medis.[5]
Pertunjukan Panggung
Di masa mudanya, beliau berpartisipasi dalam drama televisi pertamanya di Channel 4, memerankan peran Naang Phimphilaai dalam drama Bang Khun Phrom Khun Chang Khun Phaen. Beliau juga tampil sebagai aktor cilik dalam film Nam Phueng Khom pada tahun 1974. Selain itu, beliau tampil dalam dua lakon panggung: Raksa Pha, dan setelah perceraiannya, beliau tampil dalam drama panggung Koh Sawan bersama Putri Bajrakitiyabha dan Mom Luang Sarali Kitiyakara.[6]
Pada tahun 2014, beliau terlibat dalam lakon panggung Su Si Thai How The Musical, memerankan karakter Nang Niu Huu, ibu dari Su Si Thai. Keterlibatan ini bertujuan untuk mengumpulkan dana bagi Yayasan Kesejahteraan Kaum Papa (FWD). Pada tahun yang sama, beliau juga tampil di layar televisi dalam serial Channel 7 Rak Rae, memerankan Pramotjit.[7] Melanjutkan minat seninya, pada tahun 2016, beliau berpartisipasi dalam lakon panggung Man Prapeni Prakasit Ayasawakhun, memerankan peran dewi Sawankhaboriharn.[8]
Pencapaian
Putri Soamsawali bersama Ibu Negara Polandia Maria Kaczyńska pada tahun 2007
Sejak perceraiannya, Putri Soamsawali telah menjalankan banyak fungsi atas nama rumah tangga kerajaan. Beliau menunjukkan minat yang besar pada kesehatan masyarakat dan kesejahteraan sosial. Program-program Palang Merah Thailand berikut berada di bawah naungan beliau:
Program "Mengurangi Infeksi AIDS dari Ibu ke Bayi yang Baru Lahir".
Pendanaan Medis untuk pasien AIDS.
Dana Susu untuk bayi di bawah Program "Mengurangi Efek AIDS dari Ibu ke Bayi yang Baru Lahir".
Yayasan Profesor Dr. Mom Rajawongse Galyanakit Kitiyakara.
Dana untuk Pengobatan Kanker pada Anak.
Yayasan Putri Pa.
Kehormatan
Kehormatan Thailand
Dame of the Most Illustrious Order of the Royal House of Chakri
Dame of the Ancient and Auspicious Order of the Nine Gems
Dame Grand Cross of the Most Illustrious Order of Chula Chom Klao
Dame Grand Cordon of the Most Exalted Order of the White Elephant (1991)
Dame Grand Cordon of the Most Noble Order of the Crown of Thailand
Dame Grand Cross of the Most Admirable Order of the Direkgunabhorn
Order of Symbolic Propitiousness Ramkeerati - Medali Kutipan Pramuka
Medali Monogram Kerajaan Raja Rama IX, Kelas Satu
Medali Monogram Kerajaan Raja Rama X, Kelas Satu
Gelar
13 Juli 1957 – 3 Januari 1977: Mom Luang Soamsawali Kitiyakara
(bahasa Thai:หม่อมหลวงโสมสวลี กิติยากรcode: th is deprecated ; Mom Luang Soamsawali Kitiyakara)
(bahasa Thai:หม่อมหลวงโสมสวลี มหิดลcode: th is deprecated ; Mom Luang Soamsawali Mahidol)
3 Januari 1977 – 12 Agustus 1991: Yang Amat Mulia Putri Soamsawali, Sang Putri Permaisuri Pangeran Mahkota
(bahasa Thai:พระเจ้าวรวงศ์เธอ พระองค์เจ้าโสมสวลี พระวรชายาในสมเด็จพระบรมโอรสาธิราชฯ สยามมกุฎราชกุมารcode: th is deprecated ; Pra Chao Worawong Thoe Pra Ong Chao Soamsawali Phra Vorachaya nai Somdech Phra Baromma Orashadhiraj Sayammakut Rajakuman)
12 Agustus 1991 – 5 Mei 2019 Yang Amat Mulia Putri Soamsawali Phra Worarajathinatdamat
(bahasa Thai:พระเจ้าวรวงศ์เธอ พระองค์เจ้าโสมสวลี พระวรราชาทินัดดามาตุcode: th is deprecated ; Phra Chao Worawong Thoe Phra Ong Chao Soamsawali Phra Worarachathinatdamat)
5 Mei 2019 – kini: Yang Amat Mulia Putri Soamsawali, Sang Putri Suddhanarinatha
(bahasa Thai:พระเจ้าวรวงศ์เธอ พระองค์เจ้าโสมสวลี กรมหมื่นสุทธนารีนาถcode: th is deprecated ; Phra Chao Worawong Thoe Phra Ong Chao Soamsawali Kromma Muen Suddhanarinatha)