Skadron Udara 7 lahir seiring dengan lahirnya Wing Operasi 004 Helikopter pada tanggal 25 Mei1965,[3] sebagai wadah bagi pesawat-pesawat Mi-4 dan SM-1 serta semua jenis helikopter Bell sebagai pesawat angkut khusus. Ketika didirikan yang dipercaya untuk memimpin Skadron Udara 7 adalah Letnan Udara Satu Achmad Aulia Suratno dengan perwira tekniknya Letnan Udara Satu Suhardjito. Secara historis terbentuknya Skadron Udara 7 dan Wing Operasi 004 memiliki ikatan yang sangat erat dan tidak dapat dipisahkan, sebab keduanya dilahirkan pada waktu yang bersamaan sebagai pengembangan dari Skadron Udara 6 Helikopter. Pada saat itu AURI menginginkan agar memiliki wadah yang lebih memadai bagi pesawat-pesawat helikopter yang terus bertambah banyak, sekaligus mampu mengkoordinasi berbagai bentuk kegiatan operasi yang semakin kompleks.[4] Berdasarkan radiogram Panglima Komando Operasi TNI AU IJakarta Nomor: TK/616/89/TKT, tanggal 4 April1989 tentang rencana pemindahan markas Skadron Udara 7 dari Lanud Atang Sendjaja ke Lanud Kalijati. Dalam perintahnya disebutkan bahwa proses pemindahan Skadron Udara 7 terbagi dalam tiga gelombang, sebagai upaya untuk menyesuaikan kesiapan fasilitas perumahan dan perkantoran di Lanud Kalijati. Untuk menjaga keamanan baik personil mapun materiil dilaksanakan aflos setiap dua minggu sekali. Tepat tanggal 17 April1989 gelombang pertama boyongan dilaksanakan, dengan menggunakan jalan darat dan udara meliputi satu flight pesawat Huges 500 C sebanyak tiga pesawat, delapan penerbang dan tujuh teknisi sebagai pendukung. Tahap kedua tanggal 11 Juni 1990 diberangkatkan dengan jumlah satu buah pesawat Hughes 500 C dengan 40 personil dan 16 truk untuk mengangkut peralatan perkantoran, pengawal dan pengawas. Sedangkan gelombang ketiga pada tanggal 13 Juni 1990 diberangkatkan seluruh unsur pesawat Bell-47 G Soloy dan Bell-204 B Iroquois dengan kekuatan 47 personil beserta keluarga dan peralatan rumah tangga lainnya. Dengan demikian resmilah kegiatan “Operasi Boyong 7” yang menandai berakhirnya pengabdian Skadron Udara 7 di Lanud Atang Sendjaja menempati home base-nya yang baru di Lanud Kalijati (sekarang Lanud Suryadarma).
Daftar Nama Pejabat Komandan Skadron Udara 7
Letnan Dua Udara Aulia Suratno (1962) Mei 1965–Mei 1970
Kapten Udara Sugiarto (1962) Mei 1970–September 1971
Mayor Udara Supandi (1963) September 1971–Mei 1976
Mayor Pnb Komar Somawirya (1963) Mei 1976–Mei 1979