Situs Mbah Blawu adalah objek ziarah spiritual sekaligus sisa-sisa bangunan purbakala diduga candi yang berlokasi di Dusun Sumbersari, Desa Sukosari, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang.
Situs ini merupakan punden (tempat pemujaan) yang terdapat makam "Mbah Blawu", tokoh yang dihormati warga setempat. Sejak lama telah diketahui adanya sisa-sisa batu bata kuno berserakan di sana. Atas permintaan tokoh setempat, pada tahun 2019 BPK Wilayah XI (pada waktu itu masih berupa BPCB Jawa Timur) melakukan evaluasi awal dan ekskavasi awal. Pada tahap ini telah diketahui adanya sisa struktur bangunan di sekitar makam.
Penggalian lanjutan selanjutnya membuka seluruh bagian yang diduga kaki candi, termasuk sumuran tempat peletakan peripih. Dari situ ditemukan sejumlah peninggalan, berupa koin kuno, serta pecahan benda dari tanah liat. Temuan lainnya adalah batu umpak dari batu andesit serta potongan arca yang menyisakan bagian dada, lengan, dan perut.[butuh rujukan]
Struktur bangunan menyerupai huruf T di setiap candi, dengan ukuran persegi sekitar 9 × 9 meter. Bangunan kaki candi tersusun dari bata merah kuno dengan ketebalan 11 cm. Terdapat perbedaan pada ukuran batu bata dengan sejumlah situs peninggalan Majapahit. Batu bata pada objek ini lebih besar daripada batu bata bangunan peninggalan Majapahit di Mojokerto. Tahun pembangunan struktur candi belum dapat dipastikan karena tidak ditemukan tulisan atau goresan angka tahun. Berdasarkan ukuran batu bata yang serupa dengan Candi Pandegong, juga di Jombang, struktur candi tersebut kemungkinan berasal dari masa Kerajaan Medang era Empu Sindok.