Karier
Ayahnya, Raisuddin, juga mengawali kariernya sebagai penyanyi saat mengikuti kompetisi yang sama di awal tahun 1980-an. Bakat Siti Sarah di industri musik pertama kali digali melalui kompetisi Bintang URTV 2001 tingkat Zona Timur di mana ia menjadi juara setelah menyanyikan lagu Indonesia, "Ku Akui". Kejuaraan itu juga membawanya ke final kompetisi yang berlangsung pada September 2001.[13]
Setelah bergabung dengan Bintang RTM dan Bintang URTV 2001, Siti Sarah menandatangani kontrak rekaman dengan NAR Records pada awal tahun 2002. Album debutnya yang menggunakan namanya sebagai judul album dirilis pada tahun yang sama dengan lagu "Kesetiaan" yang dirilis sebagai yang pertama.[14][15]
Album keduanya, Mimpi Pun Sama dirilis pada Desember 2003, yang terjual 12.000 unit. Di antara lagu yang dirilis sebagai single adalah "Jangan Kau Mimpi" dan "Saat Hilang Cintamu".[1]
Dia adalah salah satu dari sedikit artis Malaysia yang menyumbangkan suaranya untuk lagu spesial berjudul "Suluhkan Sinar". Diterbitkan oleh KRU dan dirilis pada Januari 2005, lagu tersebut secara khusus ditujukan kepada para korban gempa bumi dan tragedi tsunami Samudra Hindia 2004. Artis lain yang terlibat dalam proyek ini adalah peserta Akademi Fantasia, Erra Fazira, Dayang Nurfaizah, Alleycats, Jaclyn Victor, AC Mizal, Spider, Ning Baizura dan Anita Sarawak..[16]
Pada bulan Juni 2005, album ketiga dan terakhirnya, Tiada Dikau Tiada Makan dirilis. "Bersamamu" dan "Tinggal Serpihan" dirilis sebagai singel utama.[17][18][19] Album kompilasi pertamanya, A Journey dirilis pada tahun 2008 menampilkan lagu-lagu hitnya dari 3 album sebelumnya.
Siti Sarah berpartisipasi dalam kompetisi realitas untuk musim kedua One in a Million yang melihat artis rekaman termasuk dia bersaing dengan wajah baru untuk mengumpulkan RM1.000.000 sebagai pendanaan karier musik. Dia mendapat tempat ketiga. Penampilannya setiap minggu cukup energik dan membanggakan.[20][21]
Pada tahun 2009, Siti Sarah mengikuti kompetisi internasional World Championship of Performance Arts (WCOPA) dengan menyumbangkan 3 medali emas untuk Malaysia. Selain artis kala itu, Bob AF juga menyumbangkan 5 emas untuk negara.[22][23][24]
Ia juga terlibat dalam dunia akting dengan membintangi film Man Sewel Datang KL (2011) yang dibintangi oleh suaminya, Shuib Sepahtu. Dalam film tersebut, ia berperan sebagai Salbiah.[25][26]
Pada tahun 2016, nama Siti Sarah mulai kembali di bibir penggemar ketika ia berpartisipasi dalam program reality show populer Gegar Vaganza 3. Siti Sarah menjadi juara di minggu pertama melalui lagu hitsnya Jangan Kau Mimpi dengan vokal yang energik dan penampilan menari. Siti Sarah Raissuddin juga tetap TOP 2 selama 2 minggu ke depan melalui lagu Teratai Layu di Tasik Madu (Fauziah Latiff) dan Joget Sayang-menyayang (Anita Sarawak). Di penghujung pertandingan, Sarah dinobatkan sebagai runner-up Gegar Vaganza untuk musim ketiga.[27][28][29]
Pada tahun 2018, Siti Sarah tampil dengan membawakan lagu berjudul "Semakin" ciptaan suaminya, Shuib.[30] Ia juga berduet dengan suaminya lewat lagu "Semakin Benci Semakin Cinta" karya Ajai yang dirilis pada Juni 2021.[31]
Kehidupan pribadi
Siti Sarah bertunangan dengan pengendara sepeda motor Selandia Baru Muhammad Harith Fuad Robinson pada Januari 2007 namun pertunangan mereka berakhir pada awal 2008.[32][33] Sebelumnya mereka sempat digosipkan menjalin hubungan sekitar November 2006.[34]
Dia menikah dengan komedian, Shuib Sepahtu pada 26 Februari 2011.[35] Pasangan ini dikaruniai 4 anak - Uwais Alqarni, Dzakira Talita Zahra, Ariq Matin dan Ayash Affan. Pada 26 Februari 2017, Shuib dan Siti Sarah berdiri berdampingan dalam rangka ulang tahun pernikahan mereka yang ke-6.[36] Dia mulai mengenakan jilbab pada Mei 2018.[37]
Ibunya, Noor Aini Mohamed meninggal pada 26 Juni 2013.[38]