Desa Sindang merupakan salah satu desa yang terletak di kecamata Dukuhwaru dan termasuk dalam bagian kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Indonesia. Desa Sindang ini memiliki luas wilayah 162.48 m2 dan terdiri dari 24 Rt dan 6 Rw. Desa Sindang ini memiliki jumlah penduduk yang tercatat sejumlah kurang lebih 4.666 jiwa yang terdiri dari jumlah laki laki 2.337 dan jumlah peremuan 2.329 dan jumlah Kartu Keluarga sebanyak 1.532. Desa Sindang memiliki fasilitas umum seperti 2 Sekolah Dasar Negeri, 2 TK/RA, 1 Paud, 13 mushola, 3 masjid dan 1 poskesdes. Adapun nama dari masjid dan yayasan yang berada di Desa Sindang ialah masjid nurul janah dan yayasan nurul janah.
Batas-batas wilayah Desa Sindang adalah sebagai berikut:
Nama-nama ketua RW dan ketua RT desa sindang:
H Kambali → ketua RW.001
Bardo: Ketua RT.001 RW.001
Jaenal Maulana: Ketua RT.002 RW.001
Sugeng santoro: Ketua RT.003 RW.001
Sairin: Ketua RT.004 RW.001
Sanuri: Ketua RT.005 RW.001
Sutarno → Ketua RW.002
Robil: Ketua RT.001 RW.002
Edi Sahroni: Ketua RT.002 RW.002
Sarno: Ketua RT.003 RW.002
Sudiharso: Ketua RT.004 RW.002
Sudarno → Ketua RW.003
Subur: Ketua RT.001 RW.003
Ranto: Ketua RT.002 RW.003
Moch. Mahmuji: Ketua RT.003 RW.003
Hartoyo: Ketua RT.004 RW.003
Sukono: Ketua RW.004
Sakuri: Ketua RT.001 RW.004
Karim: Ketua RT.002 RW.004
Sudarno: Ketua RT.003 RW.004
Tarjono: Ketua RT.004 RW.004
Karso: Ketua RW.005
Dul Ihak: Ketua RT.001 RW.005
Samsuri: Ketua RT.002 RW.005
Asmari: Ketua RT.003 RW.005
Cokro winoto: Ketua RW.006
Carsa: ketua RT.001 RW.006
Ritoni: ketua RT.002 RW.006
Warto: ketua RT.003 RW.006
Soebadri: ketua RT.004 RW.006
POTENSI DESA
Sebagian besar masyarakat Desa Sindang memiliki profesi sebagai wirausaha. Pertanian padi adalah komoditas utama yang dihasilkan oleh Desa Sindang. Maka dari itu, pertanian padi yang dihasilkan di desa tersebut menempati urutan tertinggi dari seluruh sektor pertanian yang ada. Selain itu, Desa Sindang juga memiliki potensi pada UMKM dan lingkungannya. Seperti yang disebutkan sebelumnya bahwa komoditas utama masyarakat Desa Sindang merupakan pertanian, maka UMKM juga mayoritas bergerak pada produksi olahan pertanian baik yang berasal dari dalam mapun luar desa Sindang. Terdapat banyak UMKM yang melakukan pengolahan gembus yang merupakan olahan dari kedelai yang berasal dari luar desa Sindang yang merupakan UMKM pribadi. Namun, masyarakat masih memiliki kendala di pemasaran produk yang telah dihasilkan. Selain menghasilkan produk gembus, Desa Sindang juga menghasilkan produk batik yang sudah terkenal hingga luar daerah Desa Sindang. Namun, sebagian besar pemasaran UMKM masih terkendala akan pemasarannya yang hanya dilakukan pada lingkup sekitar desa saja, padahal terdapat banyak potensi yang sangat besar pada produk-produk UMKM ini.