Sindang adalah sebuah dusun di desa Nagarajaya dan merupakan daerah yang cukup aktif dalam pendidikan.
Kondisi Sosial Keagamaan di Dusun Sindang
Hampir di setiap RT terdapat tempat untuk belajar Al-Qur'an dan pendidikan agama di daerah ini cukup memadai dengan adanya pesantren yang dipimpin oleh Ajengan Mukhsin Arifin. Perkembangan di Dusun Sindang dibangun oleh putra daerah yang tidak melupakan tanah kelahirannya sebagai bukti dengan berdirinya Sekolah MTs/SMA/SMK Multazam MYS pimpinan Dr. K.H. M. Yusuf Sya'roni, M.M.Pd., M.H., seorang ulama Jawa Barat dan pengasuh Yayasan Pendidikan Islam Multazam. Dusun Sindang berbatasan dengan Dusun Emblegan (Barat), Ciheuleut (Timur), Parikumbang (Barat dan Utara), Wangunsari (Selatan). Dusun Sindang Sendiri terdiri dari beberapa area diantaranya: Cikareo, Cikaret, Pasir Salam, Cipageuh, Cihideung, Nagog, Singkup, Sawah Gedang, Gandaria, Margasari, dipimpin oleh Lurah (Kepala Dusun) Endi Suhendi.
Selain lembaga tersebut di atas di dusun ini terletak Masjid Desa Al-Mukarromah dan Kantor Kepala Desa, juga ada SDN 2 Nagarajaya.[1]
RT.03 RW 05
RT. 018. USNA
RT. 019. QOMAR
RT. 020. ULI SALI
RT. 021. UST JAMALUDIN
RT. 022 HUSEN SUPENDI
RT. 023 ADING
RT. 024 KURNA
RT. 025 AGUS SYAJIDIN
Jumlah Penduduk (KK)
Penduduk dusun ini sekitar 700 orang dan masyarakatnya sendiri memiliki perkumpulan/ organisasi dengan nama IKBBAS kepanjangan dari Ikatan Keluarga Besar Barudak Sindang yang di ketuai oleh Kang Apep Saepudin ST, dengan slogan "NGAHIJI KU JANGJI SAHATE KU HADE" yang artinya Bersatu Karena Janji Sehati Karena Kebaikan, untuk informasi mengenai Kp. Sindang dapat di akses melalui http://ikbbassindang.blogspot.co.id/