Beberapa tahapan Siklus Calvin diataranya: pertama Fiksasi Karbon, pada fase ini molekul CO2 melekat dengan ribulosa bisfosfat (RuBP) yang berperan dalam intermediat berkarbon-enam kemudian akan pecah menjadi dua dan terbentuk gliserat-3-fosfat.[3] Siklus Calvin hanya terjadi pada tumbuhan C3 seperti padi dan bambu.[4] Produk akhir dari reaksi ini adalah enam carbon menengah yang akan menjadi dua molekul 3-fosfogliserat.[5] Kedua, Reduksi, Reaksi terang yang menghasilkan ATP dan NADPH2 selanjutnya digunakan untuk konversi 3-fosfogliserat menjadi gliseraldehida 3-fosfat, prekursor karbohidrat tiga karbon menjadi gliseraldehida 3-fosfat, prekursor karbohidrat tiga-karbon menjadi glukosa dan gula lainnya.[5] Ketiga, Regenerasi, kumpulan gliseraldehida 3-fosfat diubah kembali ke RuBP dengan bantuan ATP, akseptor untuk CO2.[5]
Fungsi Siklus Calvin
Siklus Calvin berfungsi dalam keseimbangan ekosistem. Dalam kehidupan produsen, fungsi siklus calvin adalah sebagai salah satu pemeran utama yang paling penting dalam memenuhi kebutuhan hidup konsumen, tumbuhan melakukan proses metabolisme yang membutuhkan silkus calvin dalam menghasilkan glukosa dan Kestabilan penyediaan oksigen bagi kehidupan.