Tim medis dan relawan SurfAid mengevakuasi seorang pria yang terluka ke Sikakap akibat gempa bumi Mentawai pada Oktober 2010.Seorang pria di Sikakap pada awal abad ke-20.
Sikakap menjadi pusat operasi bantuan terkait gempa bumi Kepulauan Mentawai 2010.[2][3][4] Saksi mata melaporkan bahwa gelombang setinggi 2 meter (6,6ft) melanda kecamatan tersebut.[5] Badan-badan bantuan dan pos komando pemerintah ditempatkan di sana selama masa krisis,[6] karena Sikakap merupakan kecamatan terbesar di Sipura dan Pagai.[7] Lebih dari 200 orang mencari bantuan di rumah sakit setempat,[8] dan gereja lokal diubah menjadi pusat medis darurat.[9] Bantuan militer untuk rumah sakit mulai berdatangan pada 30 Oktober.[10] Sebulan kemudian, para pengungsi masih tinggal di tenda-tenda di Sikakap, sehingga pemerintah mengumumkan pembangunan 16 rumah di sana,[11] karena 17 rumah telah rusak berat[12]