Bin KH. Abdullah Umar bin KH. Muhammad Tasmin (Mbah Kyai Tasmin termasuk 'Alim al'allamah ulama khos, yang merupakan simbah dari ulama-ulama berpengaruh dari Kota Ukir).
Ayahnya, Kyai Umar merupakan seorang pejuang dan orang kepercayaan Pangeran Diponegoro di pesisir utara Jawa, di samping Kyai Syada’ dan Kyai Murtadha Semarang.
Nama Darat yang disematkan kepada Kyai Saleh berawal dari tempat tinggalnya yang dekat pantai utara Semarang yaitu tempat berlabuhnya (mendarat) orang-orang dari luar pulau Jawa. Kini, nama Darat tetap lestari dan dijadikan prasasti nama kampung, Nipah Darat dan Darat Tirto. Saat ini kampung Darat masuk dalam wilayah Kelurahan Dadapsari, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang.
Wafat
KH. Saleh Darat wafat di Semarang pada hari Jum’at 28 Ramadan 1321 H/18 Desember 1903 M. Beliau dimakamkan di pemakaman Bergota, Semarang.
Murid
Kyai Saleh Darat adalah seorang guru bagi murid-muridnya yang di antaranya adalah:
KH Ahmad Dahlan - Kauman, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta