Wilayah industri Shūseikan (集成館) yang didirikan oleh Shimazu Nariakira pada 1852 di Iso (磯), provinsi Satsuma. Sebuah "bangunan orang luar negeri" (異人館) yang dibangun sebagai rumah tujuh teknisi Inggris. Foto 1872.Shōhei Maru 1854, kapal perang Barat pertama di Jepang, yang dibuat dari penggambaran teknisi Belanda, dibawah permintaan Nariakira.
Shimazu Nariakira (島津 斉彬code: ja is deprecated , 28 April 1809 – 24 Agustus 1858) adalah seorang pemimpin feodal Jepang (daimyō) dari zaman Edo, ke-28 dalam garis para pemimpin klan Shimazu dari Domain Satsuma. Ia dikenal sebagai pemimpin yang cerdas dan bijaksana, dan sangat memahami pengetahuan Barat dan teknologi. Setelah kematiannya, ia dikenang sebagai kamiShintoTerukuni Daimyōjin (照国大明神code: ja is deprecated ) pada Mei 1863.dalam hidupnya shimazu nariakira kehilangan 5 putra dan menyisakan seorang putra yang bernama tetsumaru
Dia mengangkat anak Dari keluarga cabang imaizumi shimazu yang bernama putri atsu shimazu yang dinikahkan kepada shogun ke 13 yaitu shogun iesada,putri atsu shimazu Akan dikenal sebagai tenshouin,perempuan yang menyelamatkan Tokyo Dari kobaran api
Referensi
Sakai, Robert K. "Shimazu Nariakira and the Emergence of National Leadership in Satsuma." in Personality in Japanese History. Comp. Albert M. Craig and Donald H. Shively. Berkeley: University of California P, 1970. 209-233
Sakai, Robert. "The Satsuma-Ryukyu Trade and the Tokugawa Seclusion Policy." Journal of Asian Studies 23:3, (May 1964). pp391–403.
Ravina, Mark. The Last Samurai: The Life and Battles of Saigo Takamori. Hoboken: John Wiley & Sons, Inc., 2005. 43-72.
Iwata, Masakazu. Okubo Toshimichi: The Bismarck of Japan. Berkeley: University of California P, 1964. 26-190.
Yates, Charles L. Saigo Takamori. London: Kegan Paul International Limited, 1995. 34-120.