Sebenarnya, potensi wisata di Seram Utara sangat banyak. Namun, kendalanya saat ini adalah kurangnya mobilisasi. Salah satu daerah dapat disebutkan yaitu Pantai Labuan Aisele, Sawai, Pantai Ora[1] di Saleman, Taman Nasional Manusela dan masih banyak tempat lainnya.
Demografi
Kota Wahai di Seram Utara merupakan daerah yang dihuni oleh berbagai suku bangsa, mulai dari suku Tionghoa, Arab, Buton, Bugis, Jawa, Tapanuli hingga Irian.[butuh rujukan] Kebanyakan Etnis Tionghoa di Wahai dan beberapa daerah lainnya di Seram Utara berprofesi sebagai pedagang, sedangkan orang Buton tinggal di pesisir pantai.[butuh rujukan]
Saat ini di daerah lainnya di kecamatan seram utara, sudah mulai di budidayakan Kelapa sawit.[butuh rujukan]