Selisih gol adalah perbedaan antara jumlah gol yang dicetak dan jumlah gol yang kebobolan oleh suatu tim dalam kompetisi olahraga, terutama sepak bola dan futsal. Selisih gol digunakan sebagai salah satu kriteria penentu peringkat dalam klasemen apabila dua atau lebih tim memiliki jumlah poin yang sama.[1][2]
Dalam tabel klasemen, selisih gol biasanya disingkat sebagai SG dan dinyatakan dalam bentuk bilangan positif, negatif, atau nol.
Pengertian
Selisih gol dihitung dari total gol yang dicetak dikurangi total gol yang kebobolan selama kompetisi berlangsung. Dalam futsal, konsep ini sama dengan sepak bola, meskipun jumlah gol yang tercipta umumnya lebih tinggi karena tempo permainan yang lebih cepat.[3]
Rumus perhitungan selisih gol adalah sebagai berikut:
Selisih gol = Gol dicetak − Gol kebobolan
Fungsi dalam kompetisi
Selisih gol berfungsi sebagai pemecah seri (*tiebreaker*) ketika dua atau lebih tim memiliki jumlah poin yang sama dalam klasemen. Tim dengan selisih gol yang lebih baik akan ditempatkan pada peringkat yang lebih tinggi.[1]
Dalam regulasi kompetisi FIFA dan AFC, selisih gol umumnya diterapkan setelah perolehan poin dan sebelum kriteria tambahan lainnya, seperti jumlah gol yang dicetak atau hasil pertemuan langsung.[2][3]
Penggunaan dalam futsal
Dalam kompetisi futsal, selisih gol memiliki peran penting karena selisih skor yang besar relatif sering terjadi. Oleh karena itu, selisih gol sering menentukan:
Sebuah tim futsal mencetak 15 gol dan kebobolan 9 gol selama fase grup. Maka selisih gol tim tersebut adalah:
15 − 9 = +6
Contoh tabel klasemen
Contoh klasemen grup futsal
Pos
Tim
Main
Menang
Seri
Kalah
GM
GK
SG
Poin
1
Tim A
3
2
1
0
10
4
+6
7
2
Tim B
3
2
1
0
9
5
+4
7
3
Tim C
3
1
0
2
6
9
−3
3
4
Tim D
3
0
0
3
4
12
−8
0
Penggunaan dalam AFC Futsal Asian Cup
Dalam AFC Futsal Asian Cup, selisih gol digunakan sebagai salah satu kriteria utama untuk menentukan peringkat klasemen fase grup apabila dua atau lebih tim memiliki poin yang sama.[3]