Dalam masa revolusi fisik telah telihat, bahwa cuma Herman (Rd Sukarno) yang benar-benar berjuang untuk cita-cita luhur. Yang bisa mengimbangi hanya kekasihnya, Parmi (Marlia Hardi). Belangnya teman-teman Herman kian jelas setelah Indonesia berdaulat penuh (1950). Mereka ramai-ramai mereguk hasil perjuangan, dengan cara curang sekalipun. Wuryanto (A. Hamid Arief) mempermainkan cinta Surti (Netty Herawati). Bahkan kemesraan antara Herman dan Parmi pun diganggu pula. Keduanya tetap saling setia.[1]