Sejarah iPhoneSteve Jobs mempresentasikan iPhone 4 di WWDC 2010.
iPhone atau Iphone adalah lini ponselcerdas yang dikembangkan oleh Apple Inc. Pengembangan iPhone dimulai pada awal tahun 2000-an sebagai bagian dari upaya Apple untuk memasuki pasar perangkat komunikasi bergerak.
Model iPhone pertama diperkenalkan secara resmi pada ajang Macworld Conference & Expo 2007 dan mulai dipasarkan pada tahun yang sama. Perangkat ini menggabungkan fungsi teleponcerdas, pemutar media, dan perangkat komunikasi internet dalam satu produk. Pada akhir tahun 2009, berbagai model iPhone telah tersedia dan dipasarkan di sebagian besar pasar utama dunia, menandai ekspansi global lini produk tersebut.
Konsep dan Pengembangan Awal
Pada awal tahun 2000-an, keberhasilan iPod yang mendominasi pasar pemutar musik digital mendorong munculnya spekulasi di kalangan analis mengenai kemungkinan ekspansi Apple Inc. ke kategori perangkat portabel lain, termasuk ponsel cerdas.[1]Jean-Marie Hullot, seorang insinyur perangkat lunak senior yang pernah bekerja di NeXT dan Apple, menyatakan bahwa ia telah mendorong CEO Apple Steve Jobs untuk memulai pengembangan telepon seluler sejak tahun 2000.[2]
Pengembangan resmi iPhone di dalam Apple dimulai pada 7 November 2004, ketika Jobs menugaskan insinyur perangkat keras Tony Fadell, insinyur perangkat lunak Scott Forstall, dan kepala desain Jonathan Ive untuk mengerjakan sebuah proyek internal yang sangat rahasia dengan nama sandi “Proyek Ungu”.[3] Proyek ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep perangkat komunikasi bergerak berbasis layar sentuh.[4][5]
Dalam proses pengembangan, Apple membentuk beberapa tim insinyur dengan pendekatan berbeda. Jobs kemudian mengarahkan pengembangan pada teknologi layar sentuh, termasuk eksplorasi konsep komputer tablet yang kelak diwujudkan dalam bentuk iPad.[6][7][8][9] Pendekatan ini menghasilkan desain perangkat yang hampir seluruhnya berupa layar, dengan faktor bentuk yang dikaitkan dengan kepemimpinan desain Jonathan Ive. Desain iPhone juga menunjukkan kemiripan konseptual dengan produk Apple sebelumnya, Newton MessagePad, khususnya dalam pendekatan antarmuka berbasis sentuhan.[10][11][12]
Steve Jobs menyatakan pandangannya bahwa pasar PDA tradisional dan komputer tablet pada saat itu tidak memiliki potensi permintaan yang tinggi bagi Apple, meskipun terdapat permintaan untuk menghadirkan kembali perangkat sejenis Newton. Namun, setelah peluncuran iPod pada tahun 2001, Jobs menilai bahwa konvergensi antara telepon seluler dan pemutar musik digital akan menjadi tidak terelakkan. Ia mengamati bahwa banyak konsumen membawa beberapa perangkat secara terpisah seperti ponsel, BlackBerry, dan iPod dan menyimpulkan bahwa konsumen pada akhirnya akan lebih memilih satu perangkat multifungsi.
Jobs juga menilai bahwa peningkatan kemampuan ponsel berpotensi mengancam posisi iPod sebagai pemutar musik utama. Mengingat bahwa iPod menyumbang sekitar 48% dari pendapatan Apple pada awal tahun 2007, Apple memutuskan untuk memasuki pasar komunikasi nirkabel sebagai langkah strategis untuk melindungi lini produknya.[13] Apple memprioritaskan pengembangan iPod dan ekosistem pendukungnya, termasuk perangkat lunak iTunes, yang dirilis pada 9 Januari 2001 untuk menyinkronkan konten digital dengan perangkat iPod.[14]
Pengembangan iPhone dimungkinkan oleh kemajuan sejumlah teknologi pendukung, antara lain bateraiion litium berukuran kecil dengan kapasitas daya yang memadai, teknologi layar multi-sentuh, prosesor hemat energi berbasis arsitektur ARM, jaringan telepon seluler modern, serta peramban web yang semakin matang. Pada tahun 2005, Apple juga bekerja sama dengan Corning untuk mengembangkan material kaca tipis, transparan, dan tahan gores. Kolaborasi ini mendorong Corning untuk menghidupkan kembali penelitian material sebelumnya, yang kemudian menghasilkan Gorilla Glass, digunakan sebagai pelindung layar iPhone.[15]