Sejarah Mali dapat dibagi menjadi beberapa periode utama:
Mali Pra-Imperial (sebelum abad ke-13)
Era Kekaisaran Mali (abad ke-13–17) dan Songhai (abad ke-15–16)
Era Perpecahan dan Kolonial
Era Modern
Sejarah Mali didominasi oleh perdagangan trans-Sahara, yang menghubungkan Afrika Barat dan Maghreb. Mali adalah negara multietnis, dengan mayoritas penduduknya terdiri dari suku Mandinka. Kota Timbuktu di Mali adalah contoh yang tepat: terletak di pinggiran selatan Sahara dan dekat dengan Sungai Niger, kota ini telah memainkan peran penting dalam perdagangan trans-Sahara sejak abad ke-13, dengan berdirinya Kekaisaran Mali. Beberapa abad kemudian menyusul perluasan Kekaisaran Songhai, yang muncul sebagai kekuatan dominan di Afrika Barat.