Amerika Utara 1750-2008.Amerika Tengah dan Karibia 1700-sekarangAmerika Selatan 1700-sekarang
Sejarah Amerika adalah sejarah kolektif Amerika Utara, Amerika Tengah, Karibia dan Amerika Selatan. Sejarah Amerika dimulai dengan migrasi penduduk dari Asia selama Zaman Es. Kelompok tersebut terisolasi dari "Dunia Lama" hingga datangnya bangsa Eropa pada abad ke-10 dan ke-15.
Nenek moyang penduduk asli Amerika pemburu dan pengumpul makanan yang bermigrasi ke Amerika Utara. Teori yang paling populer menyatakan bahwa migran datang ke Amerika melalui Jembatan Darat Bering, Beringia, kini Selat Bering.
Sejumlah kebudayaan yang berkembang di wilayah Pegunungan Andes yang terbentang dari Kolombia selatan hingga Argentina dan Chile utara, serta wilayah gurun di Peru dan Chile utara. Para arkeolog meyakini bahwa peradaban Andes pertama kali berkembang di wilayah pesisir Samudra Pasifik. Peradaban Norte Chico di Peru merupakan peradaban Andes tertua dan berasal dari sekitar tahun 3200 SM. Peradaban Norte Chico adalah peradaban Pra-Colombus yang terdiri dari 30 pusat populasi utama di wilayah yang kini merupakan region Norte Chico di pantai utara-tengah Peru.
Setelah kemunduran peradaban Norte Chico, banyak peradaban kompleks dan pemerintahan terpusat berkembang di Belahan Barat: Chavin, Nazca, Moche, Huari, Quitus, Cañaris, Chimu, Pachacamac, Tiahuanaco, Aymara dan Inka di Andes; Muiska, Tairona, Miskito, Huetar , dan Talamanca di Kawasan Tengah; Taínos di Karibia; dan Olmek, Maya, Tolteck, Mixtek, Zapotek, Aztek, Purepecha dan Nicoya di Mesoamerika.
Peradaban Olmek merupakan peradaban Mesoamerika pertama, yang dimulai sekitar tahun 1600–1400 SM dan berakhir sekitar tahun 400 SM. Mesoamerika dianggap sebagai salah satu dari enam situs di seluruh dunia tempat peradaban berkembang secara mandiri dan lokal. Peradaban ini dianggap sebagai budaya induk dari peradaban Mesoamerika. Kalender Mesoamerika, sistem angka, tulisan, dan sebagian besar jajaran dewa Mesoamerika tampaknya dimulai dengan Olmek.
Pra kolonisasi
Sekitar abad pertengahan, telah berdiri kerajaan ataupun kesatuan politik di beberapa wilayah Amerika. Di Amerika Tengah beberapa negara kota suku aztek telah berkembang, terdapat Kekaisaran Toltek yang menguasai Mesoamerika, lalu pada puncak kejayaannya mendirikan Kekaisaran Aztek.[butuh rujukan]
Sementara suku Maya belum pernah disatukan, saling bersaing memperebutkan kekuasan sesama suku Maya.[butuh rujukan]
Di Amerika Selatan, orang Inka bergerak menaklukan bangsa Andes lainnya dan mendirikan Kekaisaran Inka. Kekaisaran meluaskan wilayah utara dengan menaklukan Wanka, Nazca, Kerajaan Chimor tahun 1470. Kemudian perluasan ke wilayah selatan dengan menaklukan Chiribaya, Kerajaan Aymara dan sisa-sisa Kerajaan Qulla dan Lupaqa setelah dirinya diangkat sebagai Kaisar Inka. Ia juga memimpin ekspedisi ke Samudera Pasifik sekitar tahun 1480, menjelajahi Kepulauan Galápagos dan Pulau Paskah. Inka disebut sebagai peradaban "pra-Columbus yang berpengaruh di wilayah Amerika Selatan bahkan memiliki pengaruh hingga pesisir timur samudra pasifik.[butuh rujukan]
Setelah pelayaran Christopher Columbus pada tahun 1492, ekspedisi kolonial Spanyol dan kemudian Portugis, Inggris, Prancis, dan Belanda tiba di Dunia Baru. Penaklukan dan penjarahan yang menyebabkan transformasi lanskap budaya dan fisik di Amerika. Spanyol menjajah sebagian besar Amerika dari Florida, Amerika Serikat Barat Daya saat ini, dan Karibia hingga ujung selatan Amerika Selatan. Portugal mendirikan koloni yang sebagian besar merupakan Brasil saat ini, sementara Inggris mendirikan koloni di pantai Timur Amerika Serikat, serta pantai Pasifik Utara dan di sebagian besar Kanada. Prancis mendirikan Prancis Baru di Quebec dan bagian lain Kanada Timur dan mengklaim wilayah di tempat yang sekarang menjadi Amerika Serikat bagian tengah. Belanda mendirikan di Belanda Baru (pusat administratif New Amsterdam – sekarang New York), beberapa pulau Karibia, dan bagian Amerika Selatan Bagian Utara.[butuh rujukan]
Kolonisasi Eropa di Amerika menyebabkan munculnya budaya, peradaban, dan akhirnya negara baru, yang merupakan hasil dari perpaduan tradisi, masyarakat, dan lembaga penduduk asli Amerika, Eropa, dan Afrika. Transformasi budaya Amerika melalui kolonisasi terlihat jelas dalam arsitektur, agama, gastronomi, seni, dan khususnya bahasa, yang paling luas adalah bahasa Spanyol (376 juta penutur), bahasa Inggris (348 juta), dan bahasa Portugis (201 juta).[butuh rujukan]
Periode kolonial berlangsung sekitar tiga abad, dari awal abad ke-16 hingga awal abad ke-19, Amerika Serikat memperoleh kemerdekaan dari Inggris Raya jauh lebih awal, pada tahun 1776. Pada awal abad ke-19, jajahan Spanyol di Amerika mulai melancarkan gerakan kemerdekaan, hingga akhirnya Spanyol kehilangan seluruh koloninya di daratan Amerika tahun 1825. Di koloni Portugis Dom Pedro I (juga Pedro IV dari Portugal), putra raja Portugis Dom João VI, memproklamasikan kemerdekaan negara itu pada tahun 1822 dan menjadi Kaisar pertama Brasil.[butuh rujukan]
Amerika Serikat yang awalnya terdiri dari 13 koloni meluaskan wilayahnya ke arah Barat, membeli Lousiana dari Prancis, aneksasi Texas yang sebelumnya wilayah Meksiko menyebabkan Perang Meksiko–Amerika Serikat. Amerika Serikat terlibat perang saudara antara kubu utara dan selatan, hingga melakukan campur tangan atas isu politik luar negeri di Koloni Spanyol yang berujung Perang Spanyol–Amerika Serikat dan memulai kolonisasi Kuba dan Filipina. Pada akhir abad ke-19 terjadi peningkatan besar-besaran dalam hal kekayaan dan kemakmuran Amerika Serikat yang menjadikannya sebagai kekuatan besar. Menjelang akhir Perang Dunia I, Amerika Serikat terjun dalam kancah peperangan, yang memberikan kemenangan bagi sekutu tetapi berdampak Depresi Besar 1930 di seluruh dunia.[butuh rujukan]
Meksiko yang merdeka dari Spanyol kemudian mendirikan Kekaisaran Pertama yang singkat, dan menjadi Republik Meksiko Pertama. Ketidakstabilan politik dan hubungan buruk dengan Amerika Serikat menjadikan Meksiko mudah diintervensi bangsa asing. Meksiko menjadi tempat yang rawan konflik setindaknya hingga beberapa dekade terakhir.
↑Smith, Michael Ernest, 1953- (2003). The Aztecs (Edisi 2nd ed). Malden, MA: Blackwell Pub. ISBN0-631-23015-7. OCLC48579073.Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
Daftar pustaka
Churchill, Ward A Little Matter of Genocide 1997 City Lights Books ISBN 0-87286-323-9