Hanya sembilan spesies amfibi yang ditemukan di Semenanjung Arab, dan kodok ini merupakan salah satu dari hanya dua spesies yang ditemukan di Uni Emirat Arab.[3]
Deskripsi
Kodok arab memiliki kepala dan moncong yang membulat, mata yang menonjol, serta membran timpani yang kecil. Bagian punggungnya ditutupi dengan bintil-bintil kecil dan warnanya bervariasi, bisa abu-abu, cokelat kekuningan, cokelat, atau hijau, sering kali dengan bintik-bintik keemasan. Jantan umumnya lebih kecil dibandingkan betina. Suara panjang jantan terdengar seperti engsel pintu berkarat.[3]
Sebaran dan habitat
Spesies ini endemik di Semenanjung Arab. Wilayah penyebarannya meliputi beberapa lokasi yang terpisah secara luas di barat laut, tengah, dan barat daya Arab Saudi, Kepulauan Farasan di Laut Merah, bagian barat dan selatan Yaman, Uni Emirat Arab, serta utara Oman.[3] Rentang ketinggiannya mulai dari permukaan laut hingga sekitar 2.300 m. Kodok ini merupakan spesies yang umum dijumpai di tempat-tempat dengan kondisi yang sesuai, seperti oasis, mata air, saluran irigasi, aliran air, kolam, dan kebun.[1] Di Uni Emirat Arab, kodok ini sering ditemukan di kolam pegunungan dan dapat mengubur dirinya dengan cara menggali lubang di kerikil lembap di wadi.[4]
Referensi
12Theodore Papenfuss, Andrew Gardner, Matthias Stöck, Steven Anderson, Sergius Kuzmin (2016). "Sclerophrys arabica". 2016: e.T54574A107328723. doi:10.2305/IUCN.UK.2016-3.RLTS.T54574A107328723.en. ; Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)