Grup Angkatan Darat Tengah (Heeresgruppe Mittecode: de is deprecated ) adalah nama dari dua Grup Angkatan Darat Jerman strategis berbeda yang bertempur di Front Timur pada Perang Dunia II. Grup Angkatan Darat Tengah pertama dibentuk selama perencanaan Operasi Barbarossa, invasi Jerman ke Uni Soviet, sebagai salah satu dari tiga formasi Angkatan Darat Jerman yang ditugaskan dalam invasi tersebut.
Setelah Grup Angkatan Darat Utara terjebak di Kantong Courland pada pertengahan tahun 1944, unit tersebut berganti nama menjadi Grup Angkatan Darat Courland dan Grup Angkatan Darat Tengah pertama berganti nama menjadi "Grup Angkatan Darat Utara". Iterasi kedua dari Grup Angkatan Darat Tengah dibentuk melalui perubahan nama Grup Angkatan Darat A sebagai pengganti dari Grup Angkatan Darat Tengah pertama.
Formasi
Kelompok tentara ini secara resmi dibentuk oleh Adolf Hitler ketika ia mengeluarkan Direktif Führer 21[1] pada tanggal 18 Desember 1940, yang memerintahkan pasukan Jerman untuk bersiap menyerang Uni Soviet pada tahun 1941. Komandan pertama Kelompok Tentara Pusat adalah Marsekal Lapangan Fedor von Bock, yang memimpinnya hingga ia diberhentikan pada tanggal 18 Desember 1941 setelah kegagalan Pertempuran Moskow dan digantikan oleh Marsekal Lapangan Günther von Kluge.
Günther von Kluge tetap menjadi komandan ini hingga ia terluka pada Oktober 1943 dan digantikan oleh Marsekal Lapangan Ernst Busch, yang kemudian digantikan oleh Marsekal Lapangan Walter Model pada Juni 1944. Ketika Model dipindahkan ke Front Barat pada Agustus 1944, ia digantikan oleh Ferdinand Schörner, yang memimpin kelompok tentara hingga desersinya pada Mei 1945 setelah Jerman menyerah kepada Sekutu.
Kampanye dan sejarah operasional
Operasi Barbarossa
Pada tanggal 22 Juni 1941, Nazi Jerman dan sekutu Porosnya melancarkan serangan mendadak mereka ke Uni Soviet. Tentara mereka, berjumlah lebih dari tiga juta orang, akan maju ke tiga arah geografis. Tujuan strategis awal Grup Angkatan Darat Tengah adalah mengalahkan tentara Soviet di Belarus dan menduduki Smolensk. Untuk mencapai hal ini, kelompok tentara merencanakan untuk maju cepat menggunakan metode operasional Blitzkrieg untuk tujuan itu memerintahkan dua kelompok panzer daripada satu. Kemenangan cepat dan menentukan atas Uni Soviet diharapkan pada pertengahan November. Misi operasional Grup Angkatan Darat lainnya adalah untuk mendukung kelompok tentara di sisi utara dan selatannya, batas kelompok tentara yang kemudian menjadi Sungai Pripyat.
Urutan pertempuran Juli 1941
Grup Panzer ke-3, Tentara ke-9, Tentara ke-4, Grup Panzer ke-2, z. Vfg. Tentara ke-2
Urutan pertempuran Agustus 1941
Grup Panzer ke-3, Tentara ke-9, Tentara ke-2, Grup Panzer Guderian (Grup Panzer ke-2, dengan unit tambahan)
Urutan pertempuran September 1941
Grup Panzer ke-3, Tentara ke-9, Tentara ke-4, Grup Panzer ke-2, Tentara ke-2
Pertempuran sengit dalam Pertempuran Smolensk serta keputusan Lötzen menunda kemajuan Jerman selama dua bulan. Kemajuan Pusat Grup Angkatan Darat lebih lanjut tertunda karena Hitler memerintahkan penundaan serangan terhadap Moskow untuk menaklukkan Ukraina terlebih dahulu.
Penyerahan
Pada tanggal 7 Mei 1945, hari ketika Kepala Staf Wehrmacht, Alfred Jodl, sedang menegosiasikan penyerahan semua pasukan Jerman di SHAEF, Komando Tinggi Angkatan Bersenjata Jerman (AFHC) belum mendengar kabar dari Schörner sejak 2 Mei 1945. Dia telah melaporkan bahwa dia bermaksud untuk berperang ke barat dan menyerahkan kelompok pasukannya kepada Amerika. Pada 8 Mei 1945, seorang kolonel dari Komando Tinggi Pasukan Sekutu dikawal melalui garis Amerika untuk menemui Schörner. Kolonel melaporkan bahwa Schörner telah memerintahkan orang-orang di bawah komando operasionalnya untuk mengamati penyerahan itu tetapi dia tidak dapat menjamin bahwa dia akan dipatuhi di mana-mana. Belakangan pada hari itu, Schörner meninggalkan komandonya dan terbang ke Austria dimana pada tanggal 18 Mei 1945 dia ditangkap oleh Amerika.
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.