Sao Shwe Thaik (bahasa Burma:စဝ်ရွှေသိုက်code: my is deprecated , pengucapan bahasa Burma:[saʔʃwèθaiʔ]; 16 Oktober 1895–21 November 1962) adalah seorang negarawan Burma yang menjabat sebagai Presiden pertama Uni Burma dan Ketua Kamar Kebangsaan. Ia juga merupakan Saopha (penguasa) ke-22 dari Negara Bagian Shan, Yawnghwe.
Kehidupan Awal dan Pendidikan
Sao Shwe Thaik lahir di Yawnghwe, Negara Bagian Shan. Ia menempuh pendidikan di Sekolah Kepala Shan di Taunggyi[a]. Ia kemudian bertugas dalam Angkatan Darat Britania selama Perang Dunia I dan juga bertugas di Dinas Polisi Perbatasan selama masa damai "Sao Shwe Thaik - President of Burma". Britannica. Diakses tanggal 2026-04-23..
Karier Politik
Setelah mangkatnya sang paman, Sao Maung, ia dinobatkan sebagai Saopha Yawnghwe pada tahun 1927. Sebagai penguasa turun-temurun, ia memiliki pengaruh besar di wilayah Shan. Ia merupakan salah satu penandatangan Perjanjian Panglong yang bersejarah pada tahun 1947, yang menjadi landasan bagi kemerdekaan Burma dari Britania Raya"Remembering Sao Shwe Thaik". The Myanmar Times. Diakses tanggal 2026-04-23..
Presiden Uni Burma (1948–1952)
Ketika Burma memperoleh kemerdekaan pada 4 Januari 1948, Sao Shwe Thaik dilantik sebagai Presiden pertama. Meskipun jabatan tersebut sebagian besar bersifat seremonial, ia dianggap sebagai simbol persatuan nasional antara etnis Burma dan kelompok minoritas seperti etnis Shan"History of Myanmar Presidents". Office of the President. Diakses tanggal 2026-04-23..
Ketua Kamar Kebangsaan (1952–1962)
Setelah masa jabatannya sebagai Presiden berakhir, ia terpilih menjadi Ketua Kamar Kebangsaan (majelis tinggi parlemen). Ia memegang posisi ini selama satu dekade hingga terjadinya kudeta militer "Speakers of the Parliament of Burma". Alternative ASEAN Network on Burma. Diakses tanggal 2026-04-23.. Jabatan ini sangat strategis karena ia mewakili kepentingan negara-negara bagian etnis di tingkat pusat [b].
Akhir Hayat dan Kematian
Setelah kudeta militer yang dipimpin oleh Jenderal Ne Win pada Maret 1962, Sao Shwe Thaik ditangkap dan dipenjarakan. Ia meninggal dunia dalam tahanan di Rangoon pada November 1962 [c].
Catatan
↑Sekolah ini merupakan institusi pendidikan elit yang diperuntukkan bagi putra-putra penguasa Shan pada masa kolonial Britania.
↑Sebagai Ketua Kamar Kebangsaan, ia sering kali menjadi penengah dalam dialog mengenai federalisme di Burma.
↑Penyebab pasti kematiannya tidak pernah diungkapkan secara transparan oleh pemerintah militer saat itu.