Saman adalah novel pertama karya Ayu Utami yang diterbitkan oleh Kepustakaan Populer Gramedia pada bulan April1998.[1] Novel ini berkisah tentang seorang mantan pastur bernama Saman dan empat perempuan yang bersahabat dari kelas enam SD sampai mereka dewasa, yaitu Yasmin Moningka, Shakuntala, Cokorda, dan Laila. Novel Saman pada awalnya direncanakan sebagai fragmen dari novel pertama Ayu Utami, Laila Tak Mampir di New York tetapi kemudian karya tersebut diterbitkan menjadi dwilogi Saman dan Larung.[2]
Novel Saman mengambil tema seksualitas dari perspektif perempuan yang masih tabu pada masanya sehingga mengundang kontroversi. Latar belakang novel ini adalah Indonesia pada tahun 80-an dan 90-an pada masa rezim Orde Baru memerintah dengan otoriter. Tokoh-tokoh dalam novel ini harus bergulat dengan kondisi sosial, politik dan budaya Indonesia pada masa itu. Walaupun sebagian besar latar di novel Saman mengambil tempat di Indonesia, khususnya Prabumulih, Jakarta, dan Medan, novel ini juga mengambil latar di New York, Amerika Serikat.