Sekitar tahun 1970-an minat anak-anak Karanganyar untuk melanjutkan sekolah ke sekolah lanjutan tingkat atas atau ke SMA cukup tinggi. Namun sayangnya di Karanganyar pada saat itu belum ada sekolah menengah umum tingkat atas atau SMA, kalau anak-anak Karanganyar ingin sekolah ke SMA harus ke Gombong atau Kebumen, sebab di Karanganyar adanya baru SMEA dan STM.
Melihat kondisi seperti itu maka para tokoh masyarakat Karanganyar tergugah untuk mendirikan sekolah umum tingkat atas atau SMA agar orang tua tidak jauh-jauh menyekolahkan anaknya ke luar Karanganyar, beliau-beliau itu diantaranya Bapak Suwarso, SH ( Staf Kejaksaan Kebumen ), Bapak Sutrisno ( Wedono Karanganyar ), Bapak Ngafif, BA ( Guru SMEA Negeri Karanganyar). Pada waktu itu, mendirikan sekolah khususnya sekolah negeri tidaklah mudah, dan harus melalui pendirian sekolah swasta terlebih dahulu. Yang paling mudah mendirikan sekolah untuk cepat dapat dinegerikan adalah SMA Pemda. Dan tepatnya tanggal 1 Januari 1978 berdirilah sekolah SMA Pemda di Karanganyar. Untuk menarik siswa sebanyak-banyaknya, para pendiri menggunakan tenaga didiknya dari para guru SMA Negeri Gombong, SMA Negeri Kebumen dan SMEA Negeri Karanganyar.
Perkembangan SMA Pemda sangat pesat dari awal didirikan hanya 3 kelas hingga awal penegerian menjadi 7 kelas tiap angkatan atau kelas I, II dan III sebanyak 21 kelas. Pada tahun ke tujuh SMA Pemda dinegerikan tepatnya tanggal 22 November1985 dengan jumlah siswa tiap satu kelasnya rata-rata 48 dari jumlah 21 kelas.
Menyimak perjalanan SMA Negeri 1 Karanganyar tercinta ini, pada awal perjalanannya SMA Pemda menempati gedung Sekolah Dasar Negeri 4 Karanganyar, kemudian pindah ke gedung Sekolah Dasar Negeri 2 Plarangan atau sekolah yang ditempati sekarang ini, karena ada saat itu siswa SD Negeri 2 Plarangan menyusut, kemudian digabung dengan SD Negeri 1 Plarangan.
Hambatan yang dialami pada saat didirikannya adalah jumlah siswa tidak seimbang dengan gedung yang dimiliki sangat terbatas, sehingga siswa ada yang masuk pagi dan masuk sore.
Berikut nama-nama kepala sekolah yang pernah menjabat di era SMA Pemda:
Suwarso, SH
Tursimin Adi Projo, BA
Drs. Suparjo
Drs. Waluyono
Pada saat Drs. Waluyono menjabat kepala sekolah, SMA Pemda berubah menjadi SMA Negeri, sehingga kepala sekolah diganti oleh pemerintah. Adapun yang pernah menjabat kepala sekolah SMA Negeri Karanganyar sampai saat ini adalah:
Daftar Kepala SMA N 1 Karanganyar
No
Nama
Periode Menjabat
Keterangan
Tahun Awal
Tahun Akhir
1
Suhadi, BA
1985
1986
2
Drs. Marsudi
1986
1989
3
Drs. Bambang Suryono
1990
1995
4
Sakimun, BA
1995
1995
5
Drs. Maryono
1995
2002
6
Drs. Ngateman
2002
2004
7
Drs. Karyono
2004
2006
8
Drs. Redjo Giyanto
2006
2009
9
Budi Hartono, S.Pd.
2009
2011
10
Drs. H. Sugito, M.M
2011
2013
11
Harnoto Aji, S.Pd
2013
2016
12
Drs. Eko Sutanto, M.Pd
2016
2021
13
Budi Rianto, S.Pd, M.Pd
2021
Sekarang
Masih Menjabat
Kurikulum
SMA Negeri 1 Karanganyar menerapkan Kurikulum Merdeka yang memberikan fleksibilitas pembelajaran dan berfokus pada pengembangan minat serta potensi peserta didik. Melalui Mata Pelajaran Peminatan (MPP), peserta didik dapat memilih kombinasi mata pelajaran sesuai dengan kecenderungan akademik dan rencana masa depan. Alokasi pembelajaran dilaksanakan pada hari Senin dan Rabu sebanyak 10 JP, Selasa dan Kamis sebanyak 11 JP, serta Jumat sebanyak 5 JP yang diawali dengan kegiatan pembiasaan. Setiap 1 JP setara dengan 40 menit waktu pembelajaran. Adapun rincian MPP terdapat pada tabel berikut.
Daftar Mata Pelajaran Peminatan Tahun Ajaran 2025/2026
No
Kelas
Mata Pelajaran Peminatan (MPP)
Keterangan
1
X-1
Biologi
Fisika
Kimia
Ekonomi
Geografi
Sosiologi
Sejarah
Informatika
Kelas X mempelajari seluruh mata pelajaran dari rumpun IPA dan IPS. Setiap Mata Pelajaran Peminatan (MPP) pada kelas X dialokasikan waktu pembelajaran sebesar 3 JP, kecuali Informatika dialokasikan khusus 2 JP.
2
X-2
3
X-3
4
X-4
5
X-5
6
X-6
7
X-7
8
X-8
9
X-9
10
X-10
11
XI-1
Matematika Tingkat Lanjut
Biologi
Fisika
Kimia
Prakarya dan Kewirausahaan
Kelas XI memiliki Mata Pelajaran Peminatan (MPP) yang berbeda sesuai hasil tes bakat dan minat, nilai rapor, serta pilihan peserta didik. Setiap MPP dialokasikan waktu 5 JP yang terbagi menjadi 3 JP dan 2 JP, sedangkan Prakarya dan Kewirausahaan dialokasikan khusus 2 JP.
12
XI-2
Biologi
Fisika
Kimia
Informatika
Prakarya dan Kewirausahaan
13
XI-3
Matematika Tingkat Lanjut
Biologi
Kimia
Informatika
Prakarya dan Kewirausahaan
14
XI-4
Matematika Tingkat Lanjut
Bahasa Inggris Tingkat Lanjut
Biologi
Kimia
Prakarya dan Kewirausahaan
15
XI-5
Biologi
Kimia
Ekonomi
Informatika
Prakarya dan Kewirausahaan
16
XI-6
Biologi
Kimia
Ekonomi
Sejarah Tingkat Lanjut
Prakarya dan Kewirausahaan
17
XI-7
Bahasa Inggris Tingkat Lanjut
Ekonomi
Geografi
Sosiologi
Prakarya dan Kewirausahaan
18
XI-8
Bahasa Inggris Tingkat Lanjut
Ekonomi
Sosiologi
Sejarah Tingkat Lanjut
Prakarya dan Kewirausahaan
19
XI-9
Bahasa Inggris Tingkat Lanjut
Ekonomi
Sejarah Tingkat Lanjut
Antropologi
Prakarya dan Kewirausahaan
20
XI-10
Antropologi
Ekonomi
Geografi
Sosiologi
Prakarya dan Kewirausahaan
21
XII-1
Matematika Tingkat Lanjut
Informatika
Fisika
Kimia
Prakarya dan Kewirausahaan
Kelas XII memiliki Mata Pelajaran Peminatan (MPP) yang berbeda sesuai hasil tes bakat dan minat, nilai rapor, serta pilihan peserta didik. Setiap MPP dialokasikan waktu 5 JP yang terbagi menjadi 3 JP dan 2 JP, sedangkan Prakarya dan Kewirausahaan dialokasikan khusus 2 JP.
22
XII-2
Matematika Tingkat Lanjut
Biologi
Kimia
Bahasa Inggris Tingkat Lanjut
Prakarya dan Kewirausahaan
23
XII-3
Matematika Tingkat Lanjut
Biologi
Fisika
Kimia
Prakarya dan Kewirausahaan
24
XII-4
Matematika Tingkat Lanjut
Biologi
Sejarah Tingkat Lanjut
Geografi
Prakarya dan Kewirausahaan
25
XII-5
Antropologi
Ekonomi
Geografi
Sosiologi
Prakarya dan Kewirausahaan
26
XII-6
Matematika Tingkat Lanjut
Bahasa Inggris Tingkat Lanjut
Ekonomi
Informatika
Prakarya dan Kewirausahaan
27
XII-7
Bahasa Inggris Tingkat Lanjut
Biologi
Ekonomi
Geografi
Prakarya dan Kewirausahaan
28
XII-8
Biologi
Ekonomi
Sejarah Tingkat Lanjut
Informatika
Prakarya dan Kewirausahaan
29
XII-9
Matematika Tingkat Lanjut
Sejarah Tingkat Lanjut
Sosiologi
Informatika
Prakarya dan Kewirausahaan
30
XII-10
Biologi
Kimia
Sosiologi
Geografi
Prakarya dan Kewirausahaan
Fasilitas
Berbagai fasilitas dimiliki SMAN 1 Karanganyar untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Fasilitas tersebut antara lain:
Di SMA Negeri 1 Karanganyar, Majelis Perwakilan Kelas (MPK) bernama MPK Astrawiraguna. MPK merupakan mitra kerja Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan berperan sebagai lembaga legislatif siswa yang bertugas menampung aspirasi peserta didik serta mengawasi kinerja OSIS.
Keanggotaan MPK dipilih dari perwakilan dua orang setiap kelas melalui beberapa tahap seleksi. Struktur organisasi MPK terdiri atas pengurus inti, yang meliputi Ketua Umum, Wakil Ketua, Sekretaris (dua orang), dan Bendahara (dua orang). Selain itu, terdapat lima komisi, masing-masing beranggotakan empat orang, serta anggota yang tidak tergabung dalam pengurus inti maupun komisi. Setiap komisi memiliki program kerja yang berbeda sesuai dengan bidangnya.
Komisi MPK
No
Nama Komisi
Ruang Lingkup
1
Komisi I
Strategi dan Kebijakan Umum (KOSTRAKUM)
2
Komisi II
Kestabilan dan Kedisiplinan (KOSTADIP)
3
Komisi III
Aspirasi dan Interaksi (KOASINTER)
4
Komisi IV
Pengawasan dan Evaluasi (KOMWASEV)
5
Komisi V
Dokumentasi publikasi dan Sosialisasi (KOMSIPUSOS)
Sehingga jumlah pengurus MPK SMA Negeri 1 Karanganyar berjumlah 39 orang.
Di SMA Negeri 1 Karanganyar, Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) periode 2025–2026 bernama OSIS Askara Nistha Nawasena (ASRATHASENA). OSIS memiliki kewenangan untuk memimpin dan melaksanakan kegiatan kesiswaan, baik yang bersifat umum maupun kegiatan ekstrakurikuler. Dalam pelaksanaannya, OSIS berada di bawah pembinaan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan serta pengawasan Majelis Perwakilan Kelas (MPK).
Keanggotaan OSIS dipilih melalui serangkaian proses seleksi yang ketat. Struktur organisasi OSIS SMA Negeri 1 Karanganyar terdiri atas pengurus inti yang meliputi Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris (dua orang), dan Bendahara (dua orang). Selain itu, terdapat sepuluh Seksi Bidang (Sekbid), masing-masing beranggotakan tiga orang. Setiap Seksi Bidang memiliki program kerja yang berbeda sesuai dengan bidangnya, sedangkan kegiatan ekstrakurikuler berada di bawah naungan OSIS.
Seksi Bidang (Sekbid)
No
Nama Seksi Bidang
Bidang Pembinaan
1
Sekbid I
Pembinaan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
2
Sekbid II
Pembinaan Budi pekerti luhur atau akhlak mulia
3
Sekbid III
Pembinaan kenegaraan, kepribadian unggul, wawasan kebangsaan, dan bela negara
4
Sekbid IV
Pembinaan prestasi Akademik, seni dan / atau olahraga sesuai bakat dan minat
5
Sekbid V
Pembinaan demokrasi, hak asasi manusia, pendidikan politik, lingkungan hidup, kepekaan dan toleransi sosial dalam konteks masyarakat prulal
6
Sekbid VI
Pembinaan kreatifitas, keterampilan dan kewirausahaan
7
Sekbid VII
Pembinaan kualitas jasmani, kesehatan dan gizi berbasis sumber gizi yang terdiversifikasi
8
Sekbid VIII
Pembinaan sastra dan budaya
9
Sekbid IX
Pembinaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK)
10
Sekbid X
Pembinaan komunikasi dalam Bahasa Inggris
Sehingga jumlah pengurus OSIS SMA Negeri 1 Karanganyar berjumlah 36 orang.
Kegiatan ekstrakurikuler di SMA Negeri 1 Karanganyar diselenggarakan sebagai sarana pengembangan minat, bakat, dan karakter peserta didik, antara lain: