Royal Canin (Prancis:[ʁwajalkanɛ̃]) adalah produsen dan pemasok global makanan kucing dan anjing asal Prancis. Perusahaan ini merupakan anak perusahaan dari Mars, Incorporated. Perusahaan ini melakukan penelitian terhadap kebutuhan nutrisi khusus anjing dan kucing.
Perusahaan ini didirikan oleh ahli bedah hewan asal Prancis, Jean Cathary, setelah ia berhasil mengobati sejumlah kondisi kulit dan bulu pada hewan peliharaan dengan memberi mereka makanan berbasis sereal yang ia siapkan di garasinya. Ia menyadari bahwa nutrisi adalah bagian penting dari kesehatan hewan peliharaan.[1] Setelah mengimpor ekstruder dari Amerika Serikat, sebuah proses yang digunakan dalam industri ini untuk pertama kalinya pada tahun 1956,[2] perusahaan ini menjadi yang pertama memproduksi makanan hewan peliharaan kering di Prancis. Ditujukan terutama untuk para peternak, produksi terus meningkat dan distribusinya diperluas lebih jauh ke pasar Eropa. Royal Canin dijual kepada Guyomarc'h Group pada tahun 1972, dan mengalami periode ekspansi lebih lanjut, terutama di bidang penelitian dan pengembangan, sebelum dibeli oleh Paribas Bank pada tahun 1990. Perusahaan ini sempat melantai di bursa saham Prancis, tetapi kemudian dihapus setelah dijual ke Mars, Incorporated pada tahun 2002.[3][4]
Sejarah
Perusahaan ini didirikan oleh seorang dokter bedah hewan asal Prancis bernama Jean Cathary pada tahun 1968. Ia membuka praktik di sebuah desa di wilayah Gard dan mendapati bahwa banyak hewan peliharaan yang dibawa ke praktiknya memiliki berbagai macam masalah kesehatan, terutama pada kulit dan bulunya. Yakin bahwa penyebabnya adalah gizi, Cathary lalu memberi para pasiennya sebuah resep berbasis sereal yang ia buat sendiri di garasinya.[5][6]
Resep tersebut terbukti berhasil meredakan masalah yang terjadi pada hewan peliharaan, sehingga pada tahun 1968, Cathary mendaftarkan pakan tersebut dengan merek dagang “Royal Canin”. Ia lalu menutup praktiknya agar dapat lebih fokus pada produksi dan distribusi pakan tersebut. Sebuah ekstruder lalu diimpor dari Amerika Serikat dan Royal Canin pun menjadi produsen pakan kering pertama di Prancis dan menjadi perusahaan pertama di Eropa yang menggunakan ekstruder.[6] Target pasar Royal Canin utamanya adalah pemulia hewan dan asosiasi Anjing gembala Jerman. Royal Canin juga memasang iklan di televisi, sesuatu yang belum pernah dilakukan oleh kompetitornya.[6]
Pakan anjing Royal Canin Medium Junior
Produksi terus meningkat dan pada tahun 1970, perusahaan ini resmi didaftarkan sebagai sebuah badan hukum dengan nama "Royal Canin S. A.". Pabrik yang lebih besar lalu dibuka di Aimargues dan Royal Canin pun mulai mendistribusikan produknya ke seantero Eropa. Saat itu, Perusahaan ini mempekerjakan 40 staf untuk memproduksi 5.500 ton pakan per tahun. Perusahaan ini lalu mendirikan sebuah anak usaha bernama Royal Canin Iberica di Spanyol. Pada bulan Maret 1972, Cathary menjual perusahaan ini ke Guyomarc'h Group,[5][7][8] sebuah produsen pakan ternak yang didirikan pada tahun 1954 oleh Jean Guyomarc’h.[9][a]
Di bawah kepemilikan Guyomarc'h, perusahaan ini mengalami ekspansi, terutama di bidang riset dan pengembangan. Sebuah pusat riset dibuka di Saint-Nolff, Brittany, selama tahun 1973. Hingga tahun 1982, perusahaan inipun membuka sejumlah anak usaha di negara Eropa yang lain, seperti di Italia, Swedia, Belgia, Spanyol, Jerman, dan Denmark. Pabrik lain juga dibangun di utara Prancis untuk melayani penjualan di utara Eropa.[8]
Guyomarc'h lalu dibeli oleh Paribas Bank pada tahun 1990.[10] Royal Canin merugi pada tahun 1993, dan setahun kemudian, Guyomarc'h dipecah menjadi empat perusahaan independen, salah satunya Royal Canin. Paribas Bank sebenarnya ingin menjual Royal Canin, tetapi chairman berhasil membujuknya untuk memperdagangkan saham Royal Canin di Bursa Saham Paris saja, dan akhirnya terjadi pada tahun 1997.[11] Sebanyak 43% saham perusahaan ini pun diperdagangkan di bursa saham dan meningkatkan valuasi perusahaan menjadi 4,5 miliar franc. Perusahaan ini lalu membeli Crown Pet Foods pada tahun 1999 dan merek James Wellbeloved pada tahun 2000.[5][12][13]
Paribas Bank lalu menjual Royal Canin ke Mars, Incorporated pada bulan Juli 2001 dengan harga 1,5 miliar euro. Komisi Eropa menyetujui penjualan ini asal Royal Canin menjual sejumlah asetnya ke Agrolimen.[8][14] Royal Canin lalu menarik diri dari bursa saham setelah dibeli oleh Mars.[15]
Pada bulan Maret 2004, Royal Canin mengakuisisi merek IVD, Medi–Cal, dan Techni–Cal dari Del Monte Foods dengan harga $82,5 juta.[16]
Hingga tahun 2008, sebanyak 80% dari total pendapatan Royal Canin berasal dari penjualan di luar Prancis. Jumlah pegawainya di seluruh dunia pun mencapai 4.500 orang.[17]
Riset
Royal Canin mendasarkan produksi pakannya pada riset ilmiah[18] dan mendirikan pusat riset untuk keperluan tersebut di St-Nolff pada tahun 1973. Pusat riset lain kemudian juga didirikan di Missouri pada akhir dekade 1980-an, dan juga di Brazil. Produk Royal Canin diuji oleh delapan kucing dan 250 anjing. Dr Daniel Cloche merupakan salah satu ilmuwan pertama yang bekerja di Royal Canin dan disebut sebagai "salah satu pelopor dalam riset mengenai kelainan dan penyakit yang terkait dengan tulang pada anjing". Riset mengindikasikan bahwa masalah tulang pada ras anjing besar dapat disebabkan oleh nutrisi, sehingga resep khusus dapat dikembangkan untuk menangani masalah tersebut. Pada tahun 1980, Royal Canin meluncurkan pakan baru bernama AGR khusus untuk anak ras anjing besar. Pada saat itu, perusahaan ini juga mengalihkan perhatiannya ke produksi pakan kucing untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tertentu.[5][8]
Riset mendalam memungkinkan perusahaan ini memproduksi pakan sesuai kebutuhan, kondisi kesehatan, usia, dan tingkat aktivitas dari tiap ras. Henri Laguarde menjadi chairman perusahaan ini selama dekade 1990-an dan merupakan salah satu pendorong implementasi tiga kebijakan inti, yakni bahwa fisiologi dan biologi dari hewan peliharaan harus dipelajari untuk meningkatkan pengetahuan perusahaan, lalu semua produk harus menyasar pada kebutuhan tertentu, dengan divisi riset dan pengembangan mewajibkan bahwa "tidak ada dokter hewan atau universitas yang dapat membantah argumen nutrisi Royal Canin"; dan yang terakhir, hewan dan kebutuhan nutrisinya diperlakukan dengan "pengetahuan dan penghormatan", bukannya dimanusiakan.[19] Tema perusahaan ini pun "pengetahuan dan penghormatan".[18]
Keahlian veteriner dan hubungan dengan pemulia hewan
Selama tahun 1994, Laguarde memutuskan bahwa perusahaan ini harus bertindak sebagai "spesialis". Sehingga ia meminta agar kata "tradisional" tidak lagi dipakai dan dihapus dari semua dokumen dan berkas elektronik, diganti dengan kata "spesialis'.[19]
Perusahaan ini memiliki sekelompok teknisi veteriner terlatih yang siap membantu dan menasehati para pemulia hewan dan profesional lain. Perusahaan ini menciptakan sebutan baru bagi tim penjualannya, yakni "cynotechnician", yang bersemangat tentang dunia anjing. Sejumlah anggota dari tim tersebut merupakan juri kontes hewan atau yang keahlian pemuliaan hewannya telah diakui secara internasional.[20] Perusahaan ini juga mensponsori dan berpartisipasi pada ribuan kontes anjing dan kucing tiap tahunnya.[21] Perusahaan ini tidak lagi mensponsori ajang UK Contest of Champions mulai tahun 2009, dan menyatakan bahwa ingin lebih fokus mensponsori kontes anjing.[22]
Catatan
↑Guyomarc'h mengubah namanya menjadi Evialis pada awal tahun 2001.