Ruhul Qudus (bahasa Arab:روح القدسcode: ar is deprecated , Rūḥ al-Qudus) yang juga dikenal sebagai Jibril dideskripsikan dalam kepercayaan Islam disebutkan beberapa kali dalam Al-Qur'an, dan umumnya diinterpretasikan oleh Muslim sebagai Jibril. Yerusalem, yang dianggap tempat suci dalam Islam, disebut dalam bahasa Arab dengan sebutan "Bayt al-Muqaddas" (بيت المقدسcode: ar is deprecated ), sebuah istilah yang memiliki turunan fonetik yang sama dengan frasa Arab"al-Quds". "Al-Quddūs" adalah salah satu dari 99 Nama Allah dalam Islam.[1]
Berbeda dengan pengertian Roh kudus di dalam kekristenan yang dianggap salah satu pribadi di dalam trinitas, di dalam dunia Islam, Ruhul Qudus bukanlah tuhan melainkan seorang utusan Tuhan.
Ayat
Katakanlah: "Barang siapa yang menjadi musuh Jibril, maka Jibril itu telah menurunkannya (Al Quran) ke dalam hatimu dengan seizin Allah; membenarkan apa (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi orang-orang yang beriman. [Al-Baqarah: 97]
Katakanlah: "Ruhul Qudus menurunkan Al Quran itu dari Tuhanmu dengan benar, untuk meneguhkan (hati) orang-orang yang telah beriman, dan menjadi petunjuk serta kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)". [An-Nahl: 102]