Roedjito (3 November 1926 – 4 November 1995) adalah seorang perwira tinggi angkatan darat dan diplomat dari Indonesia. Ia adalah Duta Besar Indonesia untuk Papua Nugini pertama, menjabat pada 1975 hingga 1977.
Karier
Pada 1943, ia mengikuti pendidikan militer di Pusat Pelatihan (Rensetai) Pembela Tanah Air (PETA).[1] Setelah lulus dari situ ia menjadi Chudancho (komandan kompi) PETA di Batalion IV Wonosari, Yogyakarta setidaknya hingga kemerdekaan Indonesia pada 1945.[1]
Pada 1966, ia yang saat itu telah berpangkat kolonel, mengikuti Kursus Singkat Angkatan I Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (SSKAD/Seskoad).[1] Ia pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Intelijen Angkatan Darat setidaknya hingga 5 April 1967.[2] Setelah itu ia bertugas di Seskoad sebagai guru serta Kepala Departemen Intelijen di sana setidaknya hingga tahun 1970.[1] Ia mendapat promosi jabatan dan kenaikan pangkat menjadi brigadir jenderal setelah ditunjuk menjadi Wakil Komandan Seskoad pada 1970.[1]
Pada 22 Juni 1973, ia mulai menjabat sebagai Konsul Jenderal Indonesia di Port Moresby, Papua Nugini.[1] Setelah Papua Nugini merdeka pada 16 September 1975, ia pun diangkat menjadi Duta Besar Indonesia untuk Papua Nugini terhitung mulai tanggal 10 September 1975, surat kepercayaannya kemudian diserahkan pada 16 September 1975, ia menjabat di sana hingga 14 Desember 1977.[1]