Dalam pola dasar robinsonade, dikisahkan tokoh protagonisnya mendadak terisolasi dari masyarakat umum, biasanya terdampar dengan kapalnya di sebuah pulau tak berpenghuni. Ia harus mempertahankan hidup sebisanya dengan perbekalan seadanya yang ada padanya. Protagonis itu bisa bertahan hidup dengan kecerdasannya dan kemampuan asuhan budayanya, yang juga memungkinkannya keluar dari konflik dengan orang buangan masyarakat atau atas penduduk setempat yang dihadapinya.
Lord of the Flies karya William Golding adalah anti-robinsonade. Buku itu mengisahkan bagaimana budaya yang diciptakan manusia gagal, menggunakan perumpamaan sekelompok anak sekolah yang terdampar di pulau terpencil yang tak berhasil mengatur diri sendiri yang akibatnya membawa kehancuran.
Ada pula genre fiksi ilmiah-robinsonade, di mana seseorang tinggal di planet nan jauh.